Kadin Jatim Beber Cara UMKM Bisa Menang di Pasar Ekspor, Harus Lakukan 2 Strategi Ini: Fokus
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur beberkan strategi UMKM bisa menang di pasar ekspor. Ada startegi utama dan kedua strategi penunjang.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Hefty Suud
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menegaskan ada dua strategi yang harus dilakukan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa menang di pasar ekspor.
Pertama adalah startegi utama dan kedua strategi penunjang.
Hal tersebut dipaparkan langsung oleh Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto.
• Ketua DPD RI, LaNyalla : Domain Presiden, Terlalu Dini Bicara Pengganti Kapolri
• NEWS VIDEO- Sambut Kemerdekaan Saat Pandemi, Pengusaha Surabaya Luncurkan Kaus Merdeka dari Corona
"Strategi utama yang kami maksud tersebut adalah konsisten dalam empat hal, konsisten dalam kualitas produk, konsisten dalam kuantitas produk, konsisten dalam harga dan terakhir konsisten dalam hal waktu," kata Adik kepada TribunJatim.com, Senin (3/8/2020).
Strategi utama itu menurutnya tidak hanya harus dilakukan oleh UMKM untuk menangkan pasar ekspor tetapi juga untuk menangkan pasar domestik.
Menurutnya, UMKM harus benar-benar fokus konsisten dalam kualitas produksi.
• Arcandra Tahar : Akuisisi Aset Terbaru Warren Buffet Seperti Bisnis PGN
• MotoGP Rep Ceska Jadi Penentuan Karir Rossi Selanjutnya, Finis di 5 Besar Bakal Gabung Petronas SRT
"Kualitas produksi sangatlah penting karena masih banyak UMKM yang kualitasnya tidak stabil," ujarnya.
Sementara konsisten dalam hal kuantitas, dikatakannya juga diperlukan agar tidak menggangu kontrak yang telah dibuat dengan pembeli luar negeri.
Karena kadang UMKM ini sekali waktu bisa memproduksi banyak tetapi sekali waktu tidak. Konsisten dalam harga karena terkait dengan kepercayaan dan konsisten dalam hal waktu terkait dengan jadual pengiriman barang.
"Ini yang harus dijaga. Konsisten di empat hal tersebut sedang dilakukan oleh Kadin Jatim bersama Kadin Kabupatan dan Kota dalam melakukan pendampingan UMKM," tegas Adik.
Terkait strategi kedua atau strategi pendukung, dikatakan Adik adalah bagaimana UMKM bisa memanfaatkan online marketing atau digital marketing serta menggunakan market place yang level internasional untuk memasarkan produk yang dijual.
Dalam hal itu sendiri, Kadin Jatim telah membentuk tim untuk memberikan pelatihan kepada mereka bagaimana memanfaatkan teknologi digital dalam hal pemasaran.
Selain itu, masih kata Adik, UMKM juga harus bisa memanfaatkan jaringan internasional yang dimiliki Indonesia di luar negeri, seperti Konsul dagang, Diaspora dan Kadin Jatim Representatife Office.
Selain itu juga ada jaringan The Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC), yaitu organisasi nirlaba milik pemerintah di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Pengembangan Expor Nasional Indonesia.