Breaking News:

3 Sekolah di Sampang Jadi Sampel Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka, Risiko Sebaran Covid-19 Kecil

Sebanyak tiga lembaga sekolah di Kabupaten Sampang, Madura akan menjalankan uji coba Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tengah pandemi Covid-19.

TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Sampang, Asy’ari. 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG – Berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Gubernur Jawa Timur (Jatim), sebanyak tiga lembaga sekolah di Kabupaten Sampang, Madura akan menjalankan uji coba Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tengah pandemi Covid-19.

Sejumlah sekolah tersebut diantaranya, SMA Negeri 1 Torjun, SMA Negeri 1 Ketapang, dan SMK Negeri 1 Tambelangan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Sampang, Asy’ari mengatakan, keputusan memilih tiga sekolah itu berdasarkan kajian tentang kondisi wabah Covid-19 di setiap wilayah kecamatan.

Alhasil, dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sampang, Kecamatan Torjun, Kecamatan Ketapang, dan Kecamatan Tambelangan lebih kecil resiko penyebarannya.

SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siap Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Luar Daerah Bawa Rapid Test

Gugus Tugas Covid-19 Tulungagung Tinjau Kesiapan SMA/SMK sebelum Terapkan Pembelajaran Tatap Muka

“Sebenarnya daerah Kabupaten Sampang sudah zona kuning tapi saya harus lebih cermat lagi untuk memilih wilayah kecamatan mana yang potensi penyebarannya lebih kecil,” ujarnya kepada TribunMadura.com (grup TribunJatim.com), Kamis (13/8/2020).

Asy’ari menambahkan, sebenarnya dalam uji coba ini lebih diperkenankan menyertakan satu lembaga Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk dijadikan sample.

Namun, pihaknya tidak memilih SLB karena kondisinya dinilai mengkhawatirkan.

Sampang Beralih ke Zona Kuning, Kegiatan Belajar Mengajar Secara Tatap Muka Berpotensi Diterapkan

Sebab, tata letaknya berada di Kecamatan Kota Sampang yang notabennya menjadi wilayah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sampang.

“Sebenarnya SLB ada dua, satunya ada di Kecamatan Banyuates tapi jumlah siswa di tingkat SMA ada tiga orang jadi kami tidak memilih untuk dijadikan sample,” terangnya.

Untuk diketahui, uji coba KBM tatap muka akan dilaksanakan pada 18 Agustus 2020 dengan ketentuan mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Setelah SMP, Dinas Pendidikan Lamongan Siapkan Simulasi Belajar Tatap Muka untuk Siswa SMA/SMK

Jadi demi meminimalisir terjadinya kerumunan, kapasitas siwa yang masuk dibatasi menjadi 25 % dari jumlah keseluruhan siswa.

Kemudian, uji coba akan berjalan selama dua pekan secara bergantian, sedangkan bagi siswa yang mendapatkan giliran dirumah tetap belajar menggunakan sistem daring.

Penulis: Hanggara Pratama

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved