Breaking News:

Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Detik-detik Proklamasi di Tulungagung - Upacara HUT RI Pakai Baju Hazmat

4 Berita terpopuler Jatim Selasa (18/8/2020) yang dirangkum TribunJatim.com. Detik-detik proklamasi di Tulungagung - upacara HUT RI pakai baju hazmat.

TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK
Berita Terpopuler Jatim Hari Ini: Dengan mengenakan baju hazmat dan alat pelindung diri (APD), para dokter, perawat, staf, dan semua pegawai RSI Siti Hajar Sidoarjo berkumpul di halaman rumah sakit untuk melaksanakan upacara bendera, Senin (17/8/2020) pagi. 

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Selasa (18/8/2020).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan detik-detik proklamasi di Tulungagung.

Sirine meraung-raung di simpang empat rumah sakit lama Tulungagung tepat pukul 10.17 WIB, Senin (17/8/2020).

Seluruh pengendara turun dan berdiri di samping kendaraannya masing-masing.

Selanjutnya, dokter, perawat dan staf RSI Siti Hajar Sidoarjo menggelar upacara kemerdekaan memakain baju hazmat.

Dengan mengenakan baju hazmat dan alat pelindung diri (APD), para dokter, perawat, staf, dan semua pegawai RSI Siti Hajar Sidoarjo berkumpul di halaman rumah sakit, Senin (17/8/2020) pagi.

Mereka menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75 dengan mengenakan pakaian penanganan pasien virus Corona (Covid-19).

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut berita terpopuler Jatim hari ini, Selasa (18/8/2020) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

1. Detik-detik Proklamasi di Tulungagung, Kendaraan di Tiap Persimpangan Dihentikan, Penumpang Turun

Para pengendara di simpang empat rumah sakit lama Tulungagung berhenti untuk memperingati detik-detik proklamasi, Senin (17/8/2020).
Para pengendara di simpang empat rumah sakit lama Tulungagung berhenti untuk memperingati detik-detik proklamasi, Senin (17/8/2020). (TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES)

Sirine meraung-raung di simpang empat rumah sakit lama Tulungagung tepat pukul 10.17 WIB, Senin (17/8/2020).

Seluruh pengendara turun dan berdiri di samping kendaraannya masing-masing.

Dengan sikap sempurna, mereka semua berdiri memperingati Detik-detik Proklamasi 17 Agustus selama tiga detik.

Simpang empat rumah sakit adalah simpang empat pertama, pintu masuk dari arah utara, seperti Kediri dan Surabaya.

Simpang empat ini selalu ramai dengan pengendara, karena menjadi pertemuan kendaraan dari luar kota dan pengedara lokal Tulungagung.

Peringati HUT RI ke-75, Istri Bupati Pamekasan Nayla Tamam Ajak Kaum Perempuan Jadi Wanita Tangguh

Gubernur Khofifah Kenakan Busana Adat Keraton Sumenep di Upacara Virtual Peringatan HUT RI ke-75

Namun saat Detik-detik Proklamasi, simpang empat ini menjadi senyap.

Kendaraan dari empat penjuru berhenti untuk memperingati momen bersejarah kemerdekaan Indonesia.

Sejumlah personel Satlantas Polres Tulungagung diturunkan untuk menjaga kelancaran lalu lintas.

Menurut Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno, Detik-detik Proklamasi ini diperingati di seluruh simpang empat di wilayah kota.

Baca Selengkapnya

2. HUT RI ke-75, 35 Mantan Napi Teroris dan Kombatan Ikuti Upacara Kemerdekaan di Polres Lamongan

Anggota YLP saat upacara HUT RI ke-75, Senin (17/8/2020).
Anggota YLP saat upacara HUT RI ke-75, Senin (17/8/2020). (SURYA/Hanif Manshuri)

Ada yang berbeda pada pelaksanaan upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI di pelataran Polres Lamongan, Senin (17/8/2020) pagi..

Selain anggota Polres yang menjadi peserta upacara, sebanyak 35 orang mantan kombantan dan napi teroris (Napiter) anggota Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) dilibatkan dalam pelaksanaan upacara tersebut.

Keberadaan anggota YLP tidak hanya sebagai peserta upacara, tiga diantaranya menjadi petugas upacara, 2 pengibar bendera dan seorang pembaca teks Undang Undang 1945.

Direktur YLP, Ali Fauzi dengan setelan jas warna hitam didaulat untuk membacakan teks Undang - Undang Dasar 1945.

Gunakan Protokol Kesehatan Ketat, Pengendara Ojek Online Malang Gelar Upacara Bendera HUT RI

Rayakan HUT RI ke-75, Danrem 083/Baladhika Jaya Serahkan Bantuan Rumah Kepada Warga Kota Malang

Sementara dua petugas pengibar bendera juga dilakukan dua orang mantan kombantan yang tergabung dalam YLP, Khoirul Mustain, dan Syaiful Arif.

Bagaimana ketika Ali Fauzi membaca teks UUD 1945 ? sikapnya sama sekali tidak menunjukkan kecanggungan sikap.

Khoirul dan Arif, petugas pengibar bendera tidak ada satupun sikap yang ganjil. Sikap sempurna bak anggota TNI-Polri

Saat membentangkan bendera merah putih, terbentang sempurna hingga ditarik mencapai ketinggian tiang bendera.

Sementara 32 para mantan napiter lainnya dengan sikap sempurna menjadi peserta upacara.

Nampak Ustaz Sumarno menjadi komandan barisan anggota YLP.

Baca Selengkapnya

3. Hari Pertama Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Jatim Digelar Besok, Khofifah akan Tinjau 2 Sekolah Ini

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi saat diwawancara di Grahadi seusai upacara HUT Kemerdekaan RI yang ke 75, Senin (17/8/2020).
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi saat diwawancara di Grahadi seusai upacara HUT Kemerdekaan RI yang ke 75, Senin (17/8/2020). (Surya/Fatimatuz Zahroh)

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa besok Selasa (18/8/2020), akan dilangsungkan hari pertama pelaksanaan uji coba terbatas sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa direncanakan akan meninjau langsung pelaksanaan hari pertama uji coba terbatas sekolah tatap muka di dua lokasi sekolah.

Dua sekolah yang akan ditinjau adalah SMAN 2 Probolinggo dan SMKN 2 Probolinggo.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi mengatakan bahwa Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo dipastikan belum melakukan uji coba terbatas sekolah tatap muka.

SMA/SMK dan PKPLK di Surabaya Belum Dapat Izin Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi Covid-19

3 Sekolah di Kecamatan Watulimo Trenggalek Mulai Pembelajaran Tatap Muka, Terapkan Mixed Learning 

Begitu juga dengan daerah lain yang masih zona merah.

“Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo belum karena masih zona merah,” kata Wahid, Senin (17/8/2020) seusai upacara Hari Kemerdekaan RI yang ke 75 di Gedung Negara Grahadi.

Lebih lanjut dikatakan Wahid bahwa untuk uji coba terbatas ini memang sifatnya sangat fleksibel dan dapat berubah jika memang status risiko dampak penularan daerah berubah warna.

Daerah yang diperbolehkan untuk melakukan uji coba terbatas sekolah tatap muka ini adalah yang zonanya oranye dan kuning. Sedangkan yang masih zona merah belum bisa menggelar uji coba.

Setiap daerah yang diperbolehkan menggelar uji coba hanya dilakukan uji coba di tiga sekolah.

Yaitu satu SMA, satu SMK dan satu SLB baik negeri maupun swasta tergantung dengan kesiapan sekolah yang bersangkutan.

Baca Selengkapnya

4. Dokter, Perawat dan Staf RSI Siti Hajar Sidoarjo Gelar Upacara Kemerdekaan Pakai Baju Hazmat

Dengan mengenakan baju hazmat dan alat pelindung diri ( APD ), para dokter, perawat, staf, dan semua pegawai RSI Siti Hajar Sidoarjo berkumpul di halaman rumah sakit untuk melaksanakan upacara bendera, Senin (17/8/2020) pagi.
Dengan mengenakan baju hazmat dan alat pelindung diri (APD), para dokter, perawat, staf, dan semua pegawai RSI Siti Hajar Sidoarjo berkumpul di halaman rumah sakit untuk melaksanakan upacara bendera, Senin (17/8/2020) pagi. (TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK)

Dengan mengenakan baju hazmat dan alat pelindung diri (APD), para dokter, perawat, staf, dan semua pegawai RSI Siti Hajar Sidoarjo berkumpul di halaman rumah sakit, Senin (17/8/2020) pagi.

Mereka menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75 dengan mengenakan pakaian penanganan pasien virus Corona (Covid-19).

Dirut RSI Siti Hajar, dr Hidayatullah, bertindak sebagai inspektur upacara.

Peringati HUT RI, Gojek Surabaya Gelar Upacara Bendera Bareng Mitra Driver hingga Beri Penghargaan

HUT RI ke-75, Ratusan Pasien Covid-19 RS Lapangan Surabaya Ikuti Upacara Kemerdekaan Secara Virtual

Semua yang ikut upacara mengenakan baju hazmat. Termasuk petugas pengibar bendera, pembaca UUD 1945, dan inspektur yang membaca teks Proklamasi, juga mengenakan baju hazmat dan APD lengkap.

Seusai upacara, semua tenaga medis itu pun langsung menjalankan tugasnya masing-masing. Tetap mengenakan hazmat dan APD warna merah putih itu.

"Alhamdulillah, upacara berjalan lancar dan penuh khidmad," ujar dr Hidayatullah seusai kegiatan.

Menurut Hidayatullah, inspirasi kegiatan ini adalah Hari Kemerdekaan dalam suasana pandemi.

Dari situ kemudian disepakati menggelar upacara tetap mengenakan hazmat dan APD lengkap.

Baca Selengkapnya

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved