Breaking News:

Virus Corona di Probolinggo

RSUD Waluyo Jati Tutup Imbas Keluarga Besar Tertular Covid-19, Pelayanan Dialihkan ke RS Terdekat

RSUD Waluyo Jati ditutup 3 hari lantaran ada keluarga besarnya tertular Covid-19. Pelayanan kesehatan dialihkan ke RS terdekat.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Hefty Suud
Freepik
ILUSTRASI - Pelayanan RSUD Waluyo Jati Probolinggo dialihkan ke RS terdekat. 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Selama tiga hari ke depan, pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati, Probolinggo akan dialihkan ke rumah sakit terdekat.

Hal ini menyusul adanya temuan kasus penularan virus Corona ( Covid-19 ) di lingkungan keluarga besar RSUD Waluyo Jati.

"Jadi pelayanan operasional untuk sementara dialihkan ke rumah sakit terdekat. Tetapi ini hanya untuk kasus rawat jalan dan gawat darurat. Untuk kasus yang rawat inap masih tetap dilakukan perawatan di RSUD. Jadi hanya untuk kasus-kasus baru yang dialihkan ke rumah sakit terdekat," kata Jubir Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto, Rabu (19/8/2020).

Ekspor Jatim Juli 2020 Tembus USD 1,57 Miliar, Sektor Nonmigas Jadikan Tiongkok Tujuan Utama

Di Jersey Latihan Ada Sponsor Situs Judi Online, Begini Penjelasan Manajemen Arema FC

Terkait adanya kasus penularan ini, pihak rumah sakit telah melakukan tracing terhadap tenaga kesehatan maupun keluarga yang pernah melakukan kontak dengan pasien.

Tak hanya itu, selama penutupan pihaknya juga telah melakukan sterilisasi di area rumah sakit.

Oleh karena itu, Anang menyebut, siapapun untuk tidak usah takut dan ragu datang ke rumah sakit, pun ketika RSUD Waluyo Jati kembali dibuka.

CEK CARA Pesan dan Tukar Uang Pecahan Baru Rp 75 Ribu Spesial HUT RI, Ketahui Syarat dan Tahapannya

Mojokerto Alami Kelangkaan Pupuk Subsidi, Petani Terancam Rugi: Biaya Operasional Tanam Membengkak

"Siapapun tidak usah takut dan ragu datang ke rumah sakit swasta. Untuk masyarakat miskin tidak usah takut walaupun ke rumah sakit swasta dan tetap akan dilayani dengan baik. Kalau punya BPJS tetap tidak berbayar di rumah sakit swasta. Kita sudah menyampaikan bahwa yang miskin tetap akan gratis seperti biasanya karena semua ditanggung pemda,” ujar Anang. 

Sementara, hingga Selasa (18/8/2020) kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten ada 331 orang. Rinciannya, 54 orang dirawat, 264 sembuh, dan 13 orang meninggal dunia.

Penulis: Tony Hermawan

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved