Breaking News:

Baru 1 Pelaku Tertangkap, Keluarga Korban Rudapaksa di Sampang Kunjungi Polres, Nangis Tersedu-sedu

Keluarga korban rudapaksa dibawah umur di Kabupaten Sampang, Madura pada awal tahun 2020 lalu, mendatangi Mapolres Sampang, Senin (7/9/2020).

TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Momen Ibu korban saat menangis tersedu-sedu di depan ruang PPA Polres Sampang, Jalan Jamaluddin Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Senin (7/9/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Keluarga korban rudapaksa dibawah umur di Kabupaten Sampang, Madura pada awal tahun 2020 lalu, mendatangi Mapolres Sampang, Senin (7/9/2020).

Hal itu dilakukan untuk mempertanyakan penanganan kasus sebab, hingga saat ini pelaku yang berhasil diamankan oleh Polres Sampang baru satu orang.

Sedangkan, pelaku yang merudapaksa anak berumur 14 tahun tersebut sebanyak lima orang sehingga, sisanya berjumlah empat orang masih berkeliaran.

BREAKING NEWS: Satu Perawat di RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan Meninggal Terinfeksi Covid-19

Waria Bangkalan Dibunuh, Kepada Pelaku Menjelang Ajal : Kamu Sudah Ku Anggap Adik

Pantauan TribunMadura.com (grup TribunJatim.com), keluarga korban yang datang ke Mapolres Sampang, tepatnya ke ruang Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sampang merupakan ibu korban dan didampingi oleh sejumlah anggota PMII Sampang.

Sedihnya, saat momen keluar dari ruang PPA Polres Sampang, ibu korban tampak menangis tersedu-sedu dengan kondisi lemas sehingga, saat berjalan dirangkul oleh sejumlah anggota PMII Sampang.

Ekspresi tersebut ditampakkannya seperti orang yang tidak terima dengan upaya Polres Sampang karena baru satu pelaku berhasil diamankan.

822 Perawat di Jatim Terkonfirmasi Positif Covid-19, Terbaru Satu Perawat di Pamekasan Meninggal

Sembari menangis Ibu Korban mengatakan, sudah sembilan bulan pelaku masih satu orang yang masuk (tertangkap).

"Kalau pelakunya satu saya terima Pak, tapi pelakunya ini lebih dari satu," katanya dengan intonasi terpatah-patah.

Sementara, Kanit PPA Polres Sampang, Iptu Sujianto menyampaikan, bahwa pihaknya tidak main-main dalam menangani kasus ini.

Sehingga, terkait dugaan ketidak seriusan dalam menangani itu tidak benar sebab, sebelumnya sudah melakukan upaya penangkapan paksa hingga pengeledahan namun, pelaku sudah tidak ada di lokasi.

Halaman
12
Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved