Virus Corona di Lamongan

Jago Sinau, Terobosan Cemerlang Digitalisasi Tingkatkan Pendidikan di Lamongan di Masa Pandemi

Jago Sinau merupakan gerakan belajar online bagi para pelajar di Lamongan melalui aplikasi Jagoapa yang memungkinkan belajar kapan saja dimana saja.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/HANIF MANSHURI
Bupati Lamongan, Fadeli mengulas program Jago Sinau yang dicetuskan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan bekerja sama dengan Smart Foundation dan penyedia aplikasi Jagoapa saat launching di Pendopo Lokatantra, Kamis (10/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ) mempengaruhi proses belajar para siswa di Lamongan, Jawa Timur.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan intens menggali pola untuk memudahkan anak didik, termasuk guru dalam menuntaskan proses belajar mengajar.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan pun membuat program Jago Sinau untuk mengatasi kendala pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Jago Sinau merupakan gerakan belajar online bagi para pelajar di Lamongan melalui aplikasi Jagoapa yang memungkinkan mereka belajar kapan saja dan dimana saja.

Istimewanya, materi pembelajaran di aplikasi tersebut sudah disesuaikan dengan kurikulum dan konteks pendidikan di Lamongan.

Pengisi materinya pun 100 persen guru-guru terpilih tingkat SD dan SMP se-Lamongan.

Diharapkan program tersebut dapat meningkatkan kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

Jago Sinau telah dilaunching oleh Bupati Lamongan, Fadeli di Pendopo Lokatantra Lamongan, Kamis (10/9/2020).

Untuk menyelenggarakan program ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan bekerja sama dengan Smart Foundation, dan penyedia aplikasi Jagoapa.

“Dengan demikian, seluruh siswa yang berada di wilayah Lamongan manapun memiliki kesempatan yang sama untuk diajar oleh 210 guru pengisi materi yang telah terverifikasi Dinas Pendidikan. Tidak ada lagi siswa yang tertinggal dan tidak belajar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Adi Suwito dalam sambutannya di hadapan bupati Lamongan, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan jajaran pelaksana pendidikan di Kabupaten Lamongan.

"Ini momentum, situasi pandemi Covid-19, yang kapan berakhirnya masih belum tahu. Tentunya ini merupakan salah satu bentuk untuk menjadi sekolah tangguh dan meningkatkan kualitas pendidikan di Lamongan," kata Bupati Lamongan, Fadeli seusai menghadiri launching Jago Sinau.

Diakui Fadeli, sejauh ini penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kabupaten Lamongan menemui berbagai kendala, terutama masalah jaringan internet.

"Kemudian kita menemukan cara baru, yaitu Jago Sinau yang dilakukan dengan aplikasi Jagoapa oleh Smart Foundation. Ini menjadi jalan keluar untuk masalah PJJ yang kita hadapi," katanya.

Fadeli menjelaskan, proses pembelajaran menggunakan aplikasi Jagoapa berbeda dengan menggunakan aplikasi video conference yang dilakukan secara realtime dan membutuhkan jaringan internet yang bagus, melainkan bisa dilakukan kapan saja, karena video pembelajaran serta latihan soal sudah tersedia di aplikasi Jagoapa.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved