Cegah Covid-19 Menyebar, 7 Desa di Sumenep Lockdown, Warga Minta Segala Kebutuhan Dipenuhi
Untuk mencegah penyebaran Covid-19, sebanyak tujuh desa di Sumenep lockdown. Terkait hal itu, warga mengajukan permintaan
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
Warga yang daerahnya masuk wilayah lockdown katanya, itu masih bisa keluar masuk untuk memenuhi kebutuhannya.
"Boleh tidaknya itu tergantung pada tingkat kebutuhan dan tentu seizin petugas di sana," ucapnya.
Pantauan media ini di lokasi simpang tiga Jalan Raya Kecamatan Saronggi yang menjadi pintu masuk utama ke wilayah tujuh desa tersebut dijaga ketat oleh petugas gabungan. Akses jalan diberi palang bambu.
Warga pendatang atau masyarakat luar daerah diminta putar balik oleh petugas jaga di Posko Siaga Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pembatasan Skala Kecamatan.
Untuk diketahui, dari peta sebaran Covid-19 Kabupaten Sumenep per tanggal 20 September 2020 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Saronggi mencapai 36 orang.
Enam di antaranya meninggal dunia, 21 orang sembuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/lockdown-di-sumenep.jpg)