Pasar Hewan Terpadu Tulungagung Penuh Tanaman Liar, Bupati Minta Segera Dibersihkan dan Difungsikan

Bupati Tulungagung meninjau Pasar Hewan Terpadu di tanah bengkok Kelurahan Kepatihan. Pasar yang mulai dibangun tiga tahun lalu kini dipenuhi belukar.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo meninjau Pasar Hewan Terpadu di tanah bengkok Kelurahan Kepatihan, yang belum difungsikan, Senin (28/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo meninjau Pasar Hewan Terpadu di tanah bengkok Kelurahan Kepatihan, di kawasan Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Senin (28/9/2020).

Pasar yang mulai dibangun tiga tahun lalu itu kini dipenuhi belukar.

Maryoto Birowo terlihat kurang senang, saat melihat bagian tambatan hewan dipenuhi tumbuhan liar.

"Harus cepat ditempati. Kalau tidak akan semakin rusak," ucap Maryoto Birowo kepada Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Robinson Nadeak.

Maryoto Birowo juga meminta tumbuhan liar yang memenuhi area pasar ini lekas dibersihkan.

Sebab Dinas PUPR telah menerbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) pengerjaan lanjutan pasar hewan ini.

Terlambat Datang 10 Menit, Satu Peserta SKB CPNS 2019 di Tulungagung Gagal Ikut Tes

SKB CPNS 2019 di Tulungagung, Ini Alur yang Dilewati Peserta, Mulai Cek Suhu hingga Masuk Ruangan

Sebagai langkah awal pengerjaan proyek adalah pembersihan area pasar.

"Pembersihan kan tidak berat. Saya minta dua minggu ke depan sudah bersih dari tanaman liar," tegas Maryoto Birowo.

Dia memerintahkan, awal 2021 pasar hewan terpadu ini mulai difungsikan.

Pasar ini hanya kurang peneduh dan sarana pelengkap, seperti toilet.

Menurutnya sisa waktu hingga akhir tahun sudah cukup untuk membangun kekurangan fasilitas.

Kronologi Pengeroyokan Pria di Tulungagung, Berawal dari Pencurian Hingga Nyaris Dibakar Massa

Belum Difungsikan, Pasar Hewan Terpadu Tulungagung Jadi Hutan Belukar, Penuh Tumbuhan Merambat

"Segera pindahkan ke sini, kalau tidak nanti malah repot. Yang kurang kan bukan bangunan atas, tinggal fasilitas penunjang," katanya.

Maryoto Birowo juga mengakui, bangunan pasar hewan ini mulai mengalami kerusakan.

Lantai bangunan utama sudah amblas, karena pemadatan yang dilakukan sangat buruk.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved