Breaking News:

Warung di Ponorogo Disatroni Maling yang Sama hingga Tiga Kali, HP dan Uang Ratusan Ribu Raib

Warung makan milik warga Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo disatroni maling hingga tiga kali dalam 10 hari.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Pipin Tri Anjani
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Pelaku pencurian saat diciduk petugas kepolisian Polsek Siman, Ponorogo. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Warung makan milik Daryanti, di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo disatroni maling hingga tiga kali dalam 10 hari.

Yang mengejutkan, pelaku dari ketiga aksi pencurian tersebut adalah satu orang yang sama yaitu Luluk Hermanto alias Aan.

Kapolsek Siman, Iptu Yoyok Wijanarko menjelaskan aksi pertama Aan dilakukan pada hari Senin (21/9/2020).

"Diketahui sekitar pukul 05.00 WIB, korban telah kehilangan satu buah handphone yang di simpan diatas meja di kamar tidur," kata Yoyok

Kakak Ipar Sebut Hidup Terbiasa Dilayani, Nia Ramadhani: Emang, Salahkan Masa Lalu: Gara-gara Emak

Tragedi Pengantin Wanita Tewas saat Dirias, Bocor Permintaan Terakhir: Cincin, Pilu Pernikahan Sirna

"Korban juga kehilangan uang sebesar Rp. 850.000,- (delapan ratus lima puluh ribu rupiah)," lanjutnya.

Lalu pada Hari Selasa (29/9/2020), sekitar pukul 23.00 WIB, tersangka kembali lagi masuk kedalam warung milik Korban untuk mengambil dosbox HP yang ia curi sebelumnya beserta chargernya.

"Aksi tersebut dicurigai oleh warga karena tersangka gerak geriknya mencurigakan. Selanjutnya oleh warga diamankan dan diserahkan ke unit Reskrim dan Petugas Patroli Polsek Siman," lanjut Yoyok.

Kepada petugas ia mengakui baru saja telah masuk dan mengambil dosbox serta carger HP, serta mengaku sebelumnya telah masuk kedalam warung sebanyak 3 kali, yaitu mengambil uang sebesar Rp. 850 ribu dan mengambih handphone.

Ayah Masih Saja Perkosa Anak Kandung Sendiri dari 2 SD, Padahal Istri Terus Penuhi Kebutuhan Seksnya

Harta Asli Ruben Onsu Buat Betrand Peto Heran, Beri Sentilan ke Ayahnya: Kan Udah Punya Ini Itu

"Tersangka ini masuk kedalam warung milik korban dengan cara membuka as engsel pintu bagian samping dengan cara di tusuk menggunakan bilah bambu, dan setelah keluar dikembalikan lagi seperti semula," jelas Yoyok.

Mudahnya Aan keluar masuk warung tersebut dikarenakan oleh warung milik korban memang masih bangunan semi permanen.

Dalam aksinya, pelaku yang merupakan warga Pacitan ini menggunakan sepeda motor yang ternyata juga hasil mencuri di wilayah Sleman, Jogjakarta.

"Korban mengalami kerugian matrial senilai sekitar Rp. 3.850.000, dan untuk pelaku diancam dengan Pasal 363 ayat (1) ke 3e dan 5e KUHP," pungkasnya.

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved