Breaking News:

Garis Polisi di Lokasi Laka Kerja Proyek RSI Unisma Dilepas, Begini Penjelasan Polresta Malang Kota

Garis polisi di lokasi kecelakaan kerja lift proyek RSI Unisma dilepas sejak Selasa (29/9/2020). Begini penjelasan Satreskrim Polresta Malang Kota.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
Aktivitas pekerja saat kembali melanjutkan proyek pembangunan perluasan RSI Unisma Malang, Kamis (1/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Satreskrim Polresta Malang Kota telah melepas garis polisi (police line) di lokasi kecelakaan (laka) kerja lift proyek RSI Unisma.

Informasi yang dihimpun TribunJatim.com, pelepasan garis polisi di sekitar lokasi laka kerja proyek RS Unisma telah dilakukan sejak Selasa (29/9/2020).

Plh KBO sekaligus Kasubnit I Unit IV Sat Reskrim Polresta Malang Kota, Iptu Rudi Hidajanto menjelaskan alasan pelepasan garis polisi tersebut.

Sukun Penyet CV Hortindo Agrokencana Farm Tembus Pasar AS Saat Pandemi, Ekspor Perdana ke New Jersey

UPT PPU DLH Kota Malang Akan Percantik TPU Nasrani Sukun, Berpotensi Menjadi Tempat Wisata Historis

"Hasil Puslabfor Polda Jatim telah turun, dan kami juga telah selesai melaksanakan olah TKP. Sehingga kami memutuakan untuk melepas garis polisi di lokasi laka kerja lift proyek RSI Unisma," ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (3/10/2020).

Ia menjelaskan bahwa saat ini pihak kontraktor telah kembali diijinkan melanjutkan proses pembangunan.

"Pasca kami lepas garis polisi, proyek kami kembalikan ke pihak kontraktor untuk dilanjutkan kembali. Disamping itu pihak kontraktor juga harus memenuhi kontrak pengerjaan, dimana proyek pembangunan harus diselesaikan pada bulan April 2021," bebernya.

Sebanyak 3.265 KPM PKH di Kecamatan Kadur Pamekasan Sudah Terima Bansos Beras dari Kemensos RI

Persipura Jayapura Umumkan Seorang Pemainnya Positif Terjangkit Covid-19

Namun meski garis polisi telah dilepas, pihaknya tetap melakukan pemantauan di lokasi proyek pembangunan tersebut.

"Kami monitor agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Selain itu kami menyarankan pihak kontraktor untuk memenuhi keselamatan dari para pekerja, seperti wajib memakai helm kerja dan rompi kerja berwarna oranye," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengungkapkan bahwa penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota telah memiliki analisa, siapa tersangka dari laka kerja lift proyek RSI Unisma.

"Kalau kami sebagai penyidik telah memiliki analisa, siapa tersangka dari laka kerja lift proyek RSI Unisma. Namun meski begitu kami tidak bisa memutuskan secara langsung. Karena sesuai dengan Peraturan Kapolri No 14 Tahun 2012, harus melakukan gelar perkara dahulu untuk menentukan tersangka. Dan rencananya gelar perkara kasus laka kerja ini baru akan kami lakukan pada pekan depan," tandasnya.

Sementara itu dari pantauan TribunJatim.com di sekitar lokasi, nampak para pekerja sibuk menyelesaikan pembangunan.

Dengan memakai rompi dan helm oranye, para pekerja terlihat memasang secara bertahap rangka pondasi bangunan gedung.

Penulis: Kukuh Kurniawan

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved