Breaking News:

Pilkada Lamongan

Bawaslu Lamongan Temukan Pemilih TMS untuk Pilkada 2020, Ribuan Orang Sudah Meninggal Masih Didaftar

Bawaslu Kabupaten Lamongan menemukan 4.232 pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) untuk Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember mendatang.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Hanif Manshuri
Ketua Divisi pengawasan Bawaslu Lamongan Muhammad Nadhim. 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamongan menemukan 4.232 pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) untuk Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember mendatang.

Ketua Divisi pengawasan Bawaslu Lamongan Muhammad Nadhim mengungkapkan, berdasarkan hasil pengawasan pada tahapan DPS oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan, Bawaslu menemukan kesalahan.

Di antaranya, masih terdaftarnya orang yang sudah meninggal dalam DPS.

"Jumlahnya cukup lumayan banyak yakni, 2.033 orang. Padahal orangnya sudah meninggal, " kata Nadhim, Senin (12/10/2020).

Baca juga: BREAKING NEWS: Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ketua MPP PAN Jatim Mundur

Baca juga: Bocor Ciri-ciri Calon Suami Ayu Ting Ting, Ayah Rozak: Baik & Seiman, Ini Jawaban Soal Tanggal Nikah

Tidak hanya itu, Bawaslu juga menemukan data pemilih ganda sebanyak 371 orang dengan indikator kesalahan nama, tanggal dan alamat pemilih.

Selain itu juga ditemuk sebanyak 14.194 pemilih yang belum memiliki E-KTP.

"Dengan temuan ini KPU diharapkan segera menyelesaikan temuan Bawaslu, agar pelaksanaan Pilkada Lamongan 2020 tidak bermasalah, " katanya.

Khusus untuk pemilih yang belum memiliki E-KTP, berharap dinas kependudukan dan catat sipil (Disdukcapil) Lamongan mempercepat layanan, supaya proses pemilihan pada pilkada nanti lancar dan tidak terganggu.

Berdasar temuan ini, Bawaslu tentu memberikan merekomendasikan agar KPU melakukab perbaikan sesuai ketentuan.

Jika saran perbaikan tidak ditindaklanjuti, Bawaslu akan melakukan penindalan yakni berupa pelanggaran administrasi.

Baca juga: Muncul Klaster Covid-19 Proyek Bendungan Bendo Ponorogo, Bagaimana Nasib Pembangunan?

Baca juga: Pasien Covid-19 di Kabupaten Malang Masih Bisa Mencoblos Saat Pilkada 2020, Tak Perlu Datangi TPS

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved