Berita Terpopuler
BERITA TERPOPULER JATIM: Curhat Pedagang Mangga Sepi Pembeli hingga Nasib Pilu Pria Disabet Celurit
Simak berita terpopuler Jatim hari ini, Senin (19/10/2020). Dimulai kabar curhatan pedagang mangga.
TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Senin (19/10/2020).
Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan pedagang mangga di Pasar Banyakan Kediri mengeluh sepi pembeli.
Selanjutnya, rumah di Kota Malang hampir terbakar gegara apes menyalakan lilin saat lampu mati.
Baca juga: Honor Ayu Ting Ting Sudah Tinggi, Atta Halilintar Heran Ibu Bilqis Masih Tidur di Lantai: Hah?
Terakhir, pria disabet celurit di Kota Malang saat naik motor.
Ingin tahu berita selengkapnya, berikut berita terpopuler Jatim hari ini, Senin (19/10/2020) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:
1. Pedagang Mangga di Pasar Banyakan Kediri Mengeluh Stok Buah Melimpah, Sepi Pembeli
Pedagang buah mangga di Pasar Banyakan Kabupaten Kediri mengeluhkan sepinya pelanggan akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.
Pasalnya saat ini di bulan Oktober-November memasuki panen raya.
Sukirah salah seorang pedagang di Pasar Banyakan mengatakan bahwa jika dibandingkan tahun lalu, pendapatan dalam penjualannya menurun hingga 50%.
"Saya jualan mangga jenis Podang (Khas Kediri), Gadung dan Manalagi. Total mangga yang saya jual ini ada sekitar 1 Kwintal (100 Kg)," ujarnya kepada TribunJatim.com.
Baca juga: Pengantin Nyeker Rela Becek-becekan Angkut Piring Kotor di Pernikahannya Sendiri, Sang Suami Kemana?
Untuk harga 1 kg mangga Podang ia menjual seharga 9 ribu rupiah per kilogram. Hal ini berbeda dengan sebelumnya yang dijual 15 ribu rupiah.
"Karena sekarang pasarnya sepi jadi saya terpaksa turunkan harga jual mangga sekitar 5-6 ribu. Namun terkadang jualannya tidak habis, ya namanya dagang sudah biasa hal itu" imbuhnya kepada TribunJatim.com.
Sehari-hari Sukirah berjualan mangganya mulai dari jam 4 pagi hingga 5 sore. Menurut Sukira sepinya penjualan ini akibat berkurangnya pembeli dari luar daerah.
"Karena ada Corona jadinya tidak ada orang jalan-jalan kesini (Pasar Banyakan) untuk membeli mangga," katanya
Menambahkan bahwa jika dibandingkan tahun lalu setiap hari jualannya selalu habis tidak tersisa. Namun sekarang untuk habiskan hingga 50 kilogram, Sukira sudah bersyukur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-kediri-pedagang-buah-mangga-di-kediri-sepi-pembeli.jpg)