Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilkada Kota Pasuruan

Gus Ipul-Mas Adi Jadikan Sektor Pariwisata Sebagai Pengungkit Membuka Lapangan Pekerjaan di Pasuruan

Gus Ipul menjelaskan, membuka lapangan pekerjaan adalah hal wajib yang akan dilakukannya ketika nanti terpilih bersama Mas Adi memimpin Kota Pasuruan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Pasangan Calon nomor urut 01, Saifullah Yusuf-Adi Wibowo saat debat publik Pilkada Kota Pasuruan 2020, Jumat (30/10/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pasangan Calon Wali Kota Pasuruan dan Calon Wakil Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf-Adi Wibowo ( Gus Ipul - Mas Adi ) akan menjadikan sektor pariwisata di Kota Pasuruan sebagai pengungkit untuk membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya di Kota Pasuruan.

Penekanan itu disampaikan Gus Ipul dan Mas Adi dalam debat publik perdana Pilkada Kota Pasuruan 2020, Jumat (30/10/2020) malam.

Cawali Pasuruan, Gus Ipul menjelaskan, membuka lapangan pekerjaan di Kota Pasuruan adalah hal wajib yang akan dilakukannya ketika nanti terpilih bersama Mas Adi memimpin Kota Pasuruan.

“Wajib. Karena berdasarkan data survei yang kami punya, 72 persen masyarakat Kota Pasuruan mengeluh kesulitan mendapatkan pekerjaan. Namun, kalau memecahkan masalah ini, perlu ada strategi, dan perlu ada konsep yang jelas. Kami sudah menyiapkan program BALAPAN (pembukaan lapangan pekerjaan),” kata Gus Ipul.

Dia menjelaskan, salah satu bentuk konkret membuka lapangan pekerjaan ini dengan mengembangkan sektor pariwisata di Kota Pasuruan.

Baca juga: Bermodal Rp 2 Juta, Pria Madiun Sukses Rintis Usaha Pot Serabut Kelapa di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Khofifah Siap Permudah Ekspor Mangga Alpukat Pasuruan, Tak Kalah Saing dengan Thailand dan Malaysia

Ia menyebut, potensi dan sumber daya alam Kota Pasuruan sangat luar biasa, namun selama ini memang belum dimaksimalkan.

Gus Ipul mencontohkan, yang sudah ada selama ini adalah wisata religi.

Jutaan orang berkunjung ke Kota Pasuruan untuk ziarah ke makam ulama Mbah Hamid setiap tahunnya.

Sekalipun, tidak ada data resmi yang mencatat kunjungan wisatawan yang datang ke Kota Pasuruan.

“Ketika pemerintah kota bisa mengelola wisata religi, wisata bahari, wisata sejarah, kampung dengan baik, maka dengan sendirinya, kunjungan bisa berlipat. Wisatawan yang datang ke Kota Pasuruan semakin banyak, dan berbelanja. Ketika itu sudah jalan, ekonomi pasti bergerak, ketika ekonomi bergerak, maka lapangan pekerjaan juga akan terbuka,” sambung dia.

Baca juga: Atasi Permasalahan Pokok Kota Pasuruan, Gus Ipul-Mas Adi Tawarkan 9 Program Prioritas, Apa Saja?

Baca juga: Pria Pasuruan Mengais Rezeki dari Limbah Kulit Ari Kedelai Jadi Pakan Ternak dan Penyubur Sapi

Ia berbicara pengungkitnya dulu, jadi tidak bisa sepotong-potong untuk membahas pembukaan lapangan pekerjaan.

Gus Ipul menilai, kalau pengungkit pariwisatanya jalan, industri kreatif atau produk UMKM pasti jalan di belakangnya, dan yang efek lainnya, otomatis akan membuka lapangan pekerjaan.

“Yuk jah, yuk tin, yuk dah, yang jualan pecel, rujak bakso, dan pedagang kaki kima (PKL), akan hidup, karena ada wisatawan. Bisa juga, kalau saya dan Mas Adi memimpin Kota Pasuruan, kami adakan event yang di dalamnya ada pameran industri logam, mebel, atau produk unggulan lain di Kota Pasuruan, untuk membuka kesempatan lapangan pekerjaan,” jelas dia,

Menurut Gus Ipul, mengembangkan pariwisata ini adalah salah satu upaya untuk membuka lapangan pekerjaan.

Baca juga: GP Ansor Kota Pasuruan Meyakini Perusakan Baliho Gus Ipul-Mas Adi Direncanakan

Baca juga: Warga Kota Pasuruan Gotong Royong Perbaiki Baliho Gus Ipul-Mas Adi

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved