Modus Licik Kakak Beradik Ini Tipu 92 Olshop Selama 8 Tahun, Penjual Merugi Hampir Capai Rp 1 Miliar

Tak tanggung-tanggung, akibat aksi keduanya, kerugian yang diderita oleh seluruh korban mencapai hampir Rp 1 milar.

KOMPAS.COM/AGIE PERMADI
Ditreskrimsus Polda Jabar Berhasil mengungkap penipuan secara online yang dilakukan perempuan kakak beradik sejak tahun 2012. Adapun korban yang terdata ada sekitar 92 pengusaha online baik personal maupun perusahaan di beberapa tempat, dengan total kerugian mencapai Rp 700 juta lebih. 

TRIBUNJATIM.COM - Modus licik kakak beradik tipu 92 olshop berhasil dibongkar polisi.

Aksi penipuan itu rupanya sudah dilakukan selama 8 tahun.

Dalam menjalankan aksinya, keduanya suka mengirimkan bukti transfer fiktif.

Akibat perbuatannya, penjual alami kerugian besar.

Kerugian yang dialami hampir mencapai Rp 1 miliar.

Dikutip dari Kompas.com ( TribunJatim.com Network ), dua orang perempuan kakak beradik di Jawa Barat berinisial VI (33) dan VA (30) dibekuk oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat.

Dari catatan polisi, dua wanita itu telah menipu sekitar 92 pelaku usaha.

Pelaku menyasar penjual online shop di beberapa wilayah seperti Bandung, Medan, Surabaya hingga Semarang.

Tak tanggung-tanggung, akibat aksi keduanya, kerugian yang diderita oleh seluruh korban mencapai hampir Rp 1 miliar.

Baca juga: Pengusaha Tajinan Kena Tipu Rp 140 Juta, Pelaku Ngaku Dekat dengan ER Mantan Wali Kota Batu

Baca juga: Waspada Tertipu Investasi Bodong, OJK Malang: Dana Sukar Kembali, Tak Masuk Sistem Perbankan

Dilakukan sejak 2012

Ditreskrimsus Polda Jabar Berhasil mengungkap penipuan secara online yang dilakukan perempuan kakak beradik sejak tahun 2012. Adapun korban yang terdata ada sekitar 92 pengusaha online baik personal maupun perusahaan di beberapa tempat, dengan total kerugian mencapai Rp 700 juta lebih.
Ditreskrimsus Polda Jabar Berhasil mengungkap penipuan secara online yang dilakukan perempuan kakak beradik sejak tahun 2012. Adapun korban yang terdata ada sekitar 92 pengusaha online baik personal maupun perusahaan di beberapa tempat, dengan total kerugian mencapai Rp 700 juta lebih. (KOMPAS.COM/AGIE PERMADI)

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago menjelaskan, dua pelaku rupanya telah melakukan penipuan sejak delapan tahun lalu.

Kakak beradik itu kebanyakan menyasar pelaku usaha online.

"Mereka lakukan kegiatan ini lebih kurang sejak tahun 2012. Mereka melakukan secara bergantian," kata Kombes Erdi A Chaniago.

Modus bukti transfer fiktif

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved