Waspadai 7 Gejala Gastritis, Nafsu Makan Hilang hingga Mengalami Gangguan Pencernaan
Gastritis adalah kondisi ketika lapisan kulit dalam lambung mengalami peradangan atau pembengkakan.
Selain itu, kondisi dan aktivitas tertentu dapat pula meningkatkan risiko seseorang terkena gastritis.
Berikut beberapa kemungkinannya:
- Konsumsi alkohol yang ekstrim
- Penggunaan rutin obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan aspirin
- Penggunaan kokain Usia, karena lapisan perut menipis secara alami seiring bertambahnya usia
- Penggunaan tembakau atau merokok
Sedangkan, faktor risiko lain yang kurang umum, termasuk:
- Stres yang disebabkan oleh cedera parah, penyakit, atau pembedahan
- Gangguan autoimun
- gangguan pencernaan seperti penyakit Crohn
- Infeksi virus
Jika tidak ditangani, penyakit gastritis akut maupun gastritis kronis lama-kelamaan dapat menyebabkan tukak lambung atau peptic ulcer.
Tukak lambung adalah luka yang menyakitkan yang berkembang di lapisan lambung atau usus kecil.
Komplikasi tukak lambung sendiri dapat berakibat fatal.
Baca juga: Mengenal Tanda-tanda Menopause Pada Wanita, Gejala Bisa Dikelola dengan Cara Berikut
Berikut beberapa kondisi yang bisa terjadi akibat tukak lambung:
- Perdarahan dalam perut yang bisa membuat penderitanya membutuhkan tranfusi darah
- Dinding lambung atau usus berlubang sehingga menyebabkan infeksi dalam rongga perut
- Sistem pencernaan tidak mampu lagi bekerja secara normal
- Kanker perut
Maka dari itu, ada baiknya Anda dapat mengenal beragam gejala gastritis sebagai langkah deteksi dini penyakit tersebut.
Gejala gastritis
Melansir NHS, banyak penderita gastritis yang disebabkan oleh infeksi bakteri tidak menunjukkan gejala apa pun.
Sementara, dalam kasus lain, gastritis dapat menyebabkan beragam kondisi seperti:
- Mengalami gangguan pencernaan
- Nyeri yang terasa panas dan perih di perut bagian atas yang bisa menjadi lebih buruk atau lebih baik dengan makan
- Merasa sakit
- Hilang nafsu makan
- Mual
- Muntah
- Perasaan kenyang di perut bagian atas setelah makan
Jika seseorang menderita gastritis erosif hingga menyebabkan luka atau perdarahan pada lambung, gejala yang muncul, yakni muntah darah dan tinja berwarna hitam.
Namun, perlu diingat, tidak semua nyeri pada perut menandakan gastritis.
Sejumlah kondisi dan penyakit lain juga dapat menimbulkan gejala yang mirip dengan gastritis, seperti penyakit Crohn, sindrom iritasi usus (IBS), batu empedu, dan keracunan makanan.
Maka dari itu, diagnosis untuk menentukan penyebab sakit perut sangat penting untuk dilakukan.