Personel Ansor dan Banser Pamekasan Tak Lagi Jaga Rumah Ibunda Mahfud MD, Alasannya Terungkap

Personel Banser dan Ansor Pamekasan, Madura yang biasanya berjaga di rumah Ibunda Menko Polhukam, Mahfud MD sudah ditarik sejak dua hari lalu.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ketua PC GP Ansor Pamekasan, Syafiuddin melakukan apel persiapan untuk melakukan pengamanan di rumah ibunda Mahfud MD, Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (2/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Personel Banser dan Ansor Pamekasan, Madura yang biasanya berjaga di rumah Ibunda Menko Polhukam, Mahfud MD sudah ditarik sejak dua hari lalu.

Hal ini diutarakan oleh Keponakan Mahfud MD, Syaiful Hidayat, Selasa (8/12/2020).

Ia mengatakan, personel Banser dan Ansor Pamekasan sudah ditarik dan tidak berjaga lagi di depan rumah Ibunda Mahfud MD, di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan.

Namun, personel Kepolisian dari Polres Pamekasan tetap berjaga selama 24 jam.

"Ditariknya personel Banser dan Ansor Pamekasan itu sudah perintah dari Mahfud MD. Kata beliau, biar rumah Ibunya dijaga Polisi saja," kata Syaiful Hidayat kepada TribubMadura.com.

Menurut pria yang akrab disapa Yayak ini, ditariknya personel Ansor dan Banser Pamekasan itu biar tidak menimbulkan keresahan dan kekhawatiran memancing kelompok ormas lain.

Baca juga: Keluarga Mahfud MD Apresiasi Kinerja Polisi, Pasrahkan Semua Proses Hukum ke Polisi

Kata dia, keluarga Mahfud MD di Pamekasan ingin menciptakan situasi yang kondusif dan tenang di masyarakat biar tidak terkesan terlalu heboh bila dijaga banyak pihak.

"Kalau Polisi sudah tugasnya mengamankan, karena sudah biasa rumah Ibunda Mahfud MD dijaga Polisi. Apalagi kalau beliau pulang kampung ke Pamekasan, pasti dijaga banyak Polisi," ujarnya.

Sedangkan, rumah induk keluarga Mahfud MD yang berada di Desa Plakpak, juga sudah tidak dijaga Polisi

Sebab, menurut Yayak, rasa kekeluargaan orang desa lebih kuat ketika menjaga keamanan.

"Keluarga Mahfud MD yang di Desa Plakpak itu sudah bilang, kalau sampai ada massa yang datang ke rumah kampung halaman Menko Polhukam, tak jadikan hantu semuanya," ceritanya sembari tertawa.

Kata Yayak, dalam setiap harinya, di rumah Ibunda Mahfud MD selalu dijaga personel Polres Pamekasan sekitar 15 orang.

Sedangkan, wartawan dan tamu, untuk sementara waktu ini tidak diperbolehkan berkunjung ke rumah Ibunda Mahfud MD.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved