Breaking News:

Lagi, Darurat Bencana Gunung Semeru Kembali Diperpanjang 7 Hari

Masa darurat bencana Gunung Semeru kembali diperpanjang. Rencananya sampai 7 hari ke depan, tepatnya Senin (21/12).

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Banjir lahar dingin saat menerjang Daerah Aliran Semeru (DAS), yang berlokasi di bawah Jembatan Piket Nol, Kecamatan Pronojiwo, Kamis (3/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Masa darurat bencana Gunung Semeru kembali diperpanjang. Rencananya sampai 7 hari ke depan, tepatnya Senin (21/12).

Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A Wibowo sebagai Komandan Tanggap Darurat (Incident Commander) mengatakan, masa darurat bencana diperpanjang lantaran aktivitas Semeru masih fluktuatif.

"Pertimbangannya karena masih ada laju guguran lava. Semalam ada lava panas dengan jarak luncur 3,5 kilometer," ujar Andi kepada TribunJatim.com, Senin (14/12/2020).

Selain itu, hujan deras yang kerap melanda lereng Semeru masih berisiko terjadi banjir lahar dingin susulan. Sebab di lereng Semeru maupun Daerah Aliran Semeru (DAS) hingga saat ini masih menumpuk jutaan kubik lahar panas.

Baca juga: Jalan-jalan Lihat Banjir Luapan Kali Lamong, Bocah 12 Tahun Tewas Terseret Arus Air

Baca juga: Antre Bantuan, Ratusan Korban PHK Berjubel di Bank Delta Arta Sidoarjo

Baca juga: Daftar Mobil Bekas Murah Harga di Bawah Rp 100 Juta, Pilihan Akhir Tahun, Xenia hingga Kijang Innova

"Masih ada hujan yang mendorong lahar dingin. Jadi sangat riskan kalau tiba-tiba posko dikosongkan," imbuhnya kepada TribunJatim.com.

Untuk diketahui, menurut data PVMBG hingga saat ini Gunung Semeru masih waspada level II.

Kendati demikian, status gunung api tersebut sewaktu-waktu bisa meningkat sebab karakteristiknya tidak menentu. (Tony/Tribunjatim.com)

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved