Breaking News:

Mesin PCR RSUD Dr Harjono Ponorogo Mulai Beroperasi, Sehari Bisa 28 Spesimen

RSUD Dr Harjono Ponorogo resmi mengoperasikan mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) mulai Senin (14/12/2020).

sofyan arif candra /Tribunjatim
Laboratorium Biomolekuler RSUD Dr Harjono Ponorogo Tempat Pengoperasian Mesin PCR 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - RSUD Dr Harjono Ponorogo resmi mengoperasikan mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) mulai Senin (14/12/2020).

Per harinya, RSUD Dr Harjono ditargetkan bisa melakukan tes sebanyak 28 spesimen.

"Mesin ini tidak terlalu besar. Sekali running bisa 14 spesimen. Sedangkan kita baru bisa mengoperasikan satu shift per harinya. Satu shift ini bisa melakukan dua kali running," ucap Dirut RSUD Dr Harjono, Made Jeren kepada TribunJatim.com, Senin (14/12/202).

Made menjelaskan, sebenarnya mesin tersebut bisa dioperasikan selama 24 jam.

Namun karena tenaga operatornya terbatas, mesin tersebut hanya bisa dioperasikan satu shift saja.

"Namun kedepannya kita usahakan bisa 2 atau 3 shift," lanjutnya kepada TribunJatim.com.

Made menjelaskan, setiap melakukan tes hanya membutuhkan waktu satu hingga dua jam saja.

Baca juga: Empat Wilayah Pamekasan Madura Mulai Digenangi Banjir Air Sungai, Tinggi Air Selutut Orang Dewasa

Baca juga: Viral Video Jalan Tunjungan Buat Balapan, Polisi: Kemungkinan Video Lama

Baca juga: Beredar Informasi Warga Asal Luar Malang Masuk Wilayah Kota Malang Akan Dikarantina 14 Hari

Sehingga hasil tes PCR nya bisa keluar hari itu juga.

"Karena kita ini merupakan laboratorium milik pemerintah jadi layanan tes PCR ini berlaku untuk umum," ucapnya.

Dengan kata lain, RSUD Dr Harjono juga menerima permintaan tes swab dari kabupaten lain jika memang kebutuhan di Ponorogo sendiri sudah tercukupi.

"Sepanjang kita punya kemampuan ya tentu saja bisa (menerima spesimen dari daerah lain). Sama seperti saat kita kirim ke lab lain kan salin komunikasi dulu," lanjutnya kepada TribunJatim.com.

Tes PCR ini juga menerima tes swab mandiri dengan biaya maksimal Rp 900 ribu.

"Tapi masih kita tata ulang untuk tes swab mandiri ini. Kita prioritaskan tes swab pasien untuk percepatan diagnosa," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved