Pilwali Surabaya 2020

Tasyakuran Bareng Relawan, Eri-Armuji Nikmati Bakso Milik Kedai Pojok: Kami Dukung Entepreneur Muda

Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi tak ingin euforia berlebihan pasca menang pilkada Surabaya versi hitung cepat.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Bobby Constantine Koloway
Eri-Armuji nikmati olahan bakso Kedai Pojok 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi tak ingin euforia berlebihan pasca menang Pilwali Surabaya versi hitung cepat. 

Eri terus menyusun sejumlah program prioritas di awal pemerintahan kelak, di antaranya mendukung creativepreneur ala anak muda.

Hal ini disampaikan Eri kala menyapa relawannya yang menggelar tasyakuran kemenangan pilkada Surabaya, Senin (14/12/2020). 

Baca juga: Pemkab Malang Luncurkan Mobil Pelayanan Adminduk, Klaim Pelayanan Cuma 3 Menit

Berlangsung di Kedai Pojok (KePo) Hokky, Surabaya, acara ini juga dihadiri Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

Eri memastikan, bahwa menyelesaikan permasalahan ekonomi menjadi fokus utamanya.

Apalagi, sektor ini juga cukup terdampak akibat pandemi Covid-19.

"Kami siapkan sejumlah solusi dan program terkait mengatasi pengangguran, perhatian terhadap lansia, hingga pemberdayaan kader. Kami juga ingin memastikan ekonomi terus bergerak," kata Eri.

Di antaranya, pihaknya mengupayakan banyak wirausaha muda terus lahir. Terutama, untuk mengentaskan kemiskinan melalui memperkecil angka pengangguran.

"Terutama soal UMKM dalam mengurangi angka pengangguran di Surabaya," kata Eri yang juga mantan Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Selama kampanye lalu, Eri menegaskan bahwa Gerakan ekonomi di Surabaya akan dimotori oleh kelompok muda. Eri memastikan Pemkot Surabaya memberikan dukungan.

Pemkot menyiapkan banyak Coworking Space sebagai tempat memasarkan produk. 

Selain itu, Pemkot juga siap memberikan bantuan permodalan kepada pebisnis mula.

Bagi anak muda, Eri menyiapkan strategi khusus. Ia memastikan anak muda memiliki keahlian yang mampu diserap pasar.

"Kami siapkan pelatihan bersertifikat. Sehingga, memiliki keahlian berdasarkan kemampuan masing-masing. Misalnya, chef, menjahit, atau kebutuhan kerja lain sesuai dengan yang dibutuhkan," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved