Breaking News:

Antisipasi Potensi Banjir di Gresik, Bupati Sambari Minta Warga Juga Waspadai Anak Kali Lamong

Antisipasi banjir, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto ingatkan masyarakat mewaspadai anak Kali Lamong

Penulis: Sugiyono | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
SEMBAKO - Bupati Sambari Halim Radianto membagikan sembako kepada masyarakat korban banjir Kali Lamong, Sabtu (19/12/2020).  

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai anak Kali Lamong. Sebab, bisa berpotensi banjir, Sabtu (19/12/2020).

“Kalau nantinya normalisasi Kali Lamong sudah selesai, Masyarakat harus mewaspadai pula anak Kali Lamog. Mengingat anak Kali Lamong ini jumlahnya sangat banyak dan potensi banjir,” kata Sambari saat mengunjungi masyarakat Desa Wotansari, Kecamatan Balongpanggang dan masyarakat Munggugianti, Kecamatan Benjeng

Pada kunjungan usai banjir ini, Bupati Sambari didampingi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik Tarso Sagito, Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi serta Camat setempat. 

Baca juga: Informasi Celecoxib, Obat untuk Atasi Gejala yang Timbul Akibat Radang: Dosis hingga Efek Samping

Baca juga: Seputar Obat Lovastatin: Dosis, Kontraindikasi, Cara Konsumsi hingga Efek Samping

Dalam kegiatan itu, dibagikan 435 bingkisan paket sembako untuk 2 desa. Masing-masing 210 paket sembako untuk Desa Wotansari dan 225 paket untuk Desa Munggugianti.

Jelang akhir masa baktinya yang kurang 2 bulan ini, Sambari mengatakan, masa tugasnya sebagai Bupati Gresik sudah hampir berakhir.

Dia berharap, pengganti Bupati yang baru nanti bisa lebih baik dan bisa lebih mensejahterakan masyarakat.

“Saya mohon maaf, sampai hari ini saya masih belum bisa membuat semua masyarakat Gresik sejahtera. Namun demikian, banyak yang telah kami kerjakan dari yang dulu belum ada sekarang ada,” katanya.

Terkait normalisasi Kali Lamong yang setiap tahun membuat warga masyarakat kebanjiran, Bupati mengatakan bahwa program Kali Lamong masih dalam proses.

Baca juga: TERPOPULER BOLA: Pengakuan Anak Angkat Cristiano Ronado hingga Rendi Irwan Prank Rekan di Persebaya

Baca juga: Gelar Diskusi Covid-19 Bareng Rektor dan Guru besar se-Jatim, TNI/Polri Diapresiasi Sangat Bagus 

Sambari mengaku, pihaknya sudah menyelesaikan study Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP).

“Kami sudah melaksanakan pendataan lengkap. Mulai dari data penyiapan lahan maupun data detail tentang bagian mana yang harus dibangun. Semua itu sudah saya selesaikan. Saya berharap agar pemimpin yang baru ini bisa menyelesaikan dengan segera. Tapi jangan berharap cepat, karena menurut  ini perkiraan saya sekitar tiga sampai empat tahun,” imbuhnya. 

Meski demikian, Bupati Sambari masih agak ragu, apakah setelah normalisasi Kali Lamong akan otomatis menghilangkan banjir. Mengingat banyak anak kali Lamong yang juga berpotensi menimbulkan banjir.

"Yang penting masyarakat selalu waspada dan ikut mendukung pemerintah," katanya.

Penulis: Sugiyono

Editor: Heftys Suud 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved