10.000 Hewan Kurban di Gresik Sudah Divaksin PMK Sambut Iduladha 2026, Cegah PMK

Dinas Pertanian Gresik juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat memilih hewan kurban.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Alga W
Dok Dinas Pertanian Gresik
VAKSIN - Percepatan vaksinasi PMK hewan kurban di Kabupaten Gresik. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Menjelang Iduladha 2026 pada Rabu, 27 Mei 2026, mendatang, sejumlah persiapan terus dilakukan.

Termasuk memastikan kesehatan hewan kurban.

Baca juga: Cara Culas 2 Pria Rugikan Negara Rp375,2 Juta Salah Gunakan BBM Bersubsidi, Ratusan Liter Disita

Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Gresik melakukan percepatan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban.

Hingga saat ini, sebanyak 10.000 ekor sapi dan kambing di Kabupaten Gresik telah selesai menjalani vaksinasi PMK.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan kurban sekaligus memberi rasa aman kepada masyarakat yang akan beribadah kurban.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Viki Mustofa mengatakan, vaksinasi menjadi bagian penting dalam kesiapan menghadapi momen Idul Adha 2026.

"Alhamdulillah sampai bulan ini sudah 10.000 sapi dan kambing yang sudah divaksin PMK. Ini sebagai bentuk kesiapan kami dalam menghadapi momentum Idul Adha," ujar Viki.

Selain vaksinasi PMK, Dinas Pertanian Gresik juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat memilih hewan kurban.

Hewan yang akan disembelih harus dipastikan sehat dan memenuhi syarat.

Viki menegaskan, hewan kurban tidak boleh masuk kategori P3K, yakni pincang, picek (buta), berpenyakit, dan kurus.

"Kalau masyarakat masih ragu dalam memilih hewan qurban, bisa meminta pendampingan ke UPT Puskeswan Utara maupun Puskeswan Selatan," ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat juga perlu memastikan hewan kurban memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Dokumen tersebut menjadi bukti bahwa ternak sudah diperiksa kesehatannya serta telah menerima vaksinasi.

"Pilih hewan yang sudah memiliki SKKH. Itu menjadi jaminan bahwa hewan tersebut sehat dan layak untuk dijadikan qurban,"imbuhnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved