Breaking News:

Penanganan Covid

Tak Berizin, Gelaran Ojung di Pasuruan Dibubarkan Polisi, Acara Melanggar Protokol Kesehatan

Tak berizin, gelaran ojung di Pasuruan dibubarkan polisi. Acara tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Jajaran Polsek Sukorejo bertindak tegas membubarkan acara ojung di Dusun Krangking Timur, Desa Dukuhsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (27/12/2020) sore. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Jajaran Polsek Sukorejo bertindak tegas membubarkan acara ojung di Dusun Krangking Timur, Desa Dukuhsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (27/12/2020) sore.

Pagelaran ojung ini dibubarkan setelah diketahui tidak mengantongi izin.

Ojung merupakan sebuah seni tradisional, yang kerapkali dipertontokan di sebuah hajatan atau acara kesenian.

Kebetulan, di Pasuruan ini, digelar di sebuah hajatan pernikahan warga setempat.

Namun, pertunjukan ojung ini tidak mendapatkan izin, karena pihak yang menggelar pernikahan hanya izin menggelar pernikahan.

Baca juga: Ingat Putrinya, Zubair Tak Kuasa Menahan Tangis Berdoa di Lokasi Ambruknya Atap SDN Gentong Pasuruan

Baca juga: Tidak Terima, Warga Nogosari Pandaan Pasuruan Siap Banding Kasus Tanah Eks Waduk

Kapolsek Sukorejo, AKP Akhmad Shukiyanto menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya acara ojung.

Acara ojung menarik perhatian warga setempat.

Jajaran Polsek Sukorejo bertindak tegas membubarkan acara ojung di Dusun Krangking Timur, Desa Dukuhsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (27/12/2020) sore.
Jajaran Polsek Sukorejo bertindak tegas membubarkan acara ojung di Dusun Krangking Timur, Desa Dukuhsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (27/12/2020) sore. (TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA)

Sehingga, kata AKP Akhmad Shukiyanto, ojung ini berpotensi menyebabkan kerumunan, dan banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19, Mulai tidak memakai masker, berkerumun, dan tidak jaga jarak.

"Makanya kami bubarkan. Kalau hajatan pernikahan ada izinnya, tapi yang pertunjukan ojung ini tidak ada izinnya. Dan, acara ini jelas melanggar protokol kesehatan," kata AKP Akhmad Shukiyanto.

Baca juga: Ranu Klakah Lumajang, Danau Berlatar Belakang Gunung Lemongan, Ikan Bakar Jadi Santapan Primadona

Baca juga: Di Penghujung Tahun, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf Raih Penghargaan Top Digital Awards 2020

Dia menyebut, pihaknya harus memberikan tindakan tegas dengan membubarkan acara ini.

"Allhamdulillah, penyelenggara dan masyarakat bisa memahami kalau ojung ini melanggar protokol kesehatan Covid-19," tambah dia.

AKP Akhmad Shukiyanto memberikan edukasi kepada pihak penyelenggara terkait pandemi Covid-19, dan menyampaikan tentang Maklumat Kapolri sekaligus Surat Edaran Bupati Pasuruan tentang kepatuhan tehadap protokol kesehatan.

"Kami akan terus mengimbau warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan terhadap bahaya Covid-19, termasuk meningkatkan kewaspadaan dari gangguan kamtibmas menjelang Natal dan Tahun Baru 2021," tutup dia.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved