Jelang Malam Tahun Baru 2021, Polresta Malang Kota Gencarkan Operasi Penertiban Knalpot Brong

Berikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat jelang malam Tahun Baru 2021, Polresta Malang Kota gencarkan operasi penertiban knalpot tidak standar

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.com/ Kukuh Kurniawan
Polresta Malang Kota gelar razia knalpot brong 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Berikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat jelang malam Tahun Baru 2021, Polresta Malang Kota gencarkan operasi penertiban knalpot tidak standar (brong), Senin (28/12/2020) malam.

Kegiatan operasi sendiri digelar di depan Mapolresta Malang Kota mulai pukul 21.00 WIB hingga 22.00 WIB. Kegiatan operasi tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polresta Malang Kota, AKBP Totok Mulyanto didampingi oleh Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution

Dari pantauan TribunJatim.com di lokasi, setiap pengendara sepeda motor yang memakai knalpot brong langsung dihentikan oleh petugas. Pengendara diwajibkan turun dari motornya, lalu disuruh masuk ke halaman Mapolresta Malang Kota untuk dilakukan penindakan.

Baca juga: BNN Kabupaten Malang Merehabilitasi 91 Pecandu Narkotika Sepanjang Tahun 2020, Mayoritas Usia Muda

Namun sebelum masuk ke halaman Mapolresta Malang Kota, pengendara yang terjaring operasi tersebut diwajibkan untuk menyalakan mesin motornya. Kemudian mereka disuruh mendengarkan langsung suara bising yang dihasilkan dari knalpot brong motornya.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution mengatakan dalam kegiatan operasi yang digelar pada malam ini, pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 32 sepeda motor.

"Rata - rata pelanggarannya adalah tidak sesuai standar laik jalan, seperti tidak ada nomor polisi, spion, serta memakai knalpot tidak standar (brong). Dan sepeda motor para pelanggar itu kami amankan dan kami tahan dulu di Mapolresta Malang Kota," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Ia menjelaskan dalam kegiatan operasi tersebut, pihaknya juga menerapkan pola operasi hunting system.

"Jadi kami tidak menggelar operasi secara statis di satu tempat saja, melainkan juga bergerak secara mobile. Dalam artian anggota kami berkeliling di setiap jalan di wilayah Kota Malang. Bila anggota kami menemukan pelanggaran, maka anggota akan langsung melakukan penindakan," terangnya.

Dirinya juga menerangkan, pelanggar dapat mengambil sepeda motornya seusai tahun baru.

"Kendaraan pelanggar akan kami amankan hingga Tahun Baru. Dan kendaraan baru boleh diambil, setelah distandarkan kembali sesuai dengan persyaratan teknis laik jalan," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya kembali mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas.

"Kami dari Satgas Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) Polresta Malang Kota akan terus melaksanakan kegiatan penertiban ini. Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas. Gunakan kendaraan sesuai dengan persyaratan teknis laik jalan, dan jangan menggunakan knalpot racing (brong) atau tidak sesuai dengan standar pabrikan," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved