Penanganan Covid
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Alun-Alun Jember Ditutup di Malam Tahun Baru
Alun-Alun Kabupaten Jember bakal ditutup dari kunjungan warga di malam Tahun Baru 2021.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER- Alun-Alun Kabupaten Jember bakal ditutup dari kunjungan warga di malam Tahun Baru 2021.
Polisi akan menutup akses masuk ke Alun-Alun itu, pada Kamis (31/12/2020) malam .
Kasubag Pengendalian Operasi Polres Jember AKP Mahrobi Hasan menegaskan, berdasarkan kesepakatan, Alun-Alun Jember akan ditutup di malam Tahun Baru 2021.
"Karena perayaan Tahun Baru ini ada di masa pandemi, sehingga kami melarang adanya keramaian dan kerumunan orang merayakan pergantian tahun. Termasuk nanti Alun-Alun Jember akan ditutup," ujar Mahrobi, Selasa (29/12/2020).
Baca juga: Warga Sambut Fly Over Kedungkandang, Bebas dari Kemacetan Lalu Lintas yang Rutin Terjadi
Satgas Penanganan Covid-19 Jember, dan pihak kepolisian tidak menginginkan perayaan pergantian tahun itu akan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jember.
Sudah jamak diketahui, Alun-Alun Jember yang berada di tengah kota dan pusat pemerintahan Kabupaten Jember, menjadi tempat tujuan warga untuk menghabiskan malam di pergantian tahun. Setiap tahun, banyak orang memadati ruang terbuka hijau tersebut.
Namun sejak masa pandemi, beberapa kali Alun-Alun ditutup untuk kegiatan warga, terutama pada Sabtu malam sampai hari Minggu.
Kali ini, khusus di malam pergantian tahun, tempat itu bakal kembali ditutup.
"Jangan sampai ada klaster baru penyebaran Covid-19 karena merayakan pergantian tahun. Kami akan menutup akses menuju Alun-Alun Jember," tegasnya.
Akses menuju Alun-Alun Jember akan diblokade mulai dari pertigaan Pos Satlantas 9.0 di Jl Sultan Agung, kemudian perempatan Jl Kartini (Polres Jember), lalu pertigaan Stasiun Jember menuju Alun-Alun, juga perempatan SMPN 2 Jember, serta dari arah Jl Ciliwung di seputaran kompleks perbankan.
Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan penjagaan penyekatan di beberapa titik menuju kawasan kota. Mahrobi menuturkan, ada lima area yang bakal dijaga secara ketat di kawasan perkotaan, atau jalur menuju pusat kota Jember.
Area pertama ada di seputaran Kaliwates sampai perempatan Perumahan Argopuro, kemudian area dua mulai dari Argopuro sampai Masjid Al-Huda, lalu area ketiga dari Al-Huda sampai pertokoan Nico, kemudian area empat di seputaran Alun-Alun Jember, dan area lima dari seputaran DPRD Jember, sampai Gladak Kembar.
Polisi menjaga kawasan tersebut untuk menghindarkan masyarakat dari kegiatan konvoi.
"Kami akan melakukan razia," imbuh Mahrobi.
Pihaknya juga melarang perayaan pergantian tahun dengan pesta kembang api.