Breaking News:

Selama Tahun 2020, Polres Pamekasan Tangkap 175 Pelaku dalam Kasus Narkoba

Dalam setahun ini, dari Januari hingga akhir Desember 2020, Polres Pamekasan mengungkap sejumlah kasus kriminalitas dan lakalantas.

SURYA/Muchsin Rasjid
Kapolres Pamekasan, AKP Apip Ginanjar, saat memberikan penjelasan di hadapan wartawan, di halaman Polres Pamekasan, Selasa (29/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN – Dalam setahun ini, dari Januari hingga akhir Desember 2020, Polres Pamekasan mengungkap sejumlah kasus kriminalitas dan lakalantas.

Dari kasus kriminalitas yang diungkap, tersangka terbanyak didominasi penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ekstasi.

Dalam kasus narkoba ini, polres berhasil menangkap 175 orang, sebagai tersangka. Rinciannya, 159 tersangka laki-laki dan 16 perempuan. Dari 175 pelaku yang ditangkap, sebanyak 95 orang, sebagai pengedar narkoba dan 80 orang, selaku pemakai.

Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, didampingi Kasatnarkoba, Kasatlantas, Kasatreskrim dan Kasubag Humas, AKP Nining Dyah PS, di hadapan sejumlah wartawan, Selasa (29/12/2020), mengatakan, untuk kasus narkoba yanga diungkap ini sebanyak 110 kasus, sebagian besar berada di wilayah kota dan pinggiran.

“Barang buki narkoba yang kami sita berupa sabu seberat  1801.61 gram. Kemudian pil ekstasi sebanyak 46 butir dan pil koplo sebanyak 586 butir. Dan barang bukti itu narkoba ini, sudah kami musnahkan,” ujar Apip Ginanjar.

Baca juga: Sepanjang Tahun 2020, Angka Kriminalitas di Sidoarjo Turun Drastis

Baca juga: Setahun, Kejari Gresik Berhasil Kembalikan Uang Negara Dari Koruptor Sebanyak Rp 2,577 Miliar

Diakui, untuk kasus narkoba, mereka yang terlibat baik sebagai pengedar maupun pengguna, sebagian besara masih usia produktif, bahkan ada yang masih berstatus pelajar. Hanya untuk mengungkap kasus bandarnya, pihaknya sampai saat ini melakukan pengembangan penyidikan.

Dikatakan, selain itu polres menangani masalah pengaduan masyarakat sebanyak 450 kasus. Namun yang baru diselsaikan sebanyak 284 kasus. Di antaranya kasus menonjol berupa pembobolan kantor distributor minuman Pocari Sweat dengan membawa kabur brangkas dan menangkap pelaku berikut menyita barang bukti yang dicuri.

Selanjutnya, tiga kasus penganiyaan berat hingga mengakibatka korban tewas, lalu kasus penipuan online. “Untuk kasus penghasutan dan pengancaman di rumah ibunda Menkopolhukam, kini sudah ditangani Polda Jatim,” ungkap AKBP Apip Ginanjar.

Dikatakan, untuk kasus kecelakaan lalulintas, terjadi sebanyak 260 kasus. Dari seluruh kasus lakalantas ini, 107 orang meninggal dunia. Luka berat 2 orang, luka ringan 262 orang dengan kerugian keseluruhan secara materile senilai Rp 534.800.000. Sedang kasus pelanggaran lalu lintas dengan tindakan penilangan sebanyak 11.646. Pelanggar yang ditegur hanya enam orang. (SURYA/Muchsin Rasjid)

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved