Breaking News:

Pemkot Madiun Jalankan Instruksi Gubernur Terkait Tahun Baru

Pemerintah Kota Madiun melaksanakan Instruksi Gubernur Jawa Timur terkait pengamanan Tahun Baru.

TRIBUNJATIM.COM/RAHADIAN BAGUS
Wali Kota Madiun, Maidi, 2020. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN- Pemerintah Kota Madiun melaksanakan Instruksi Gubernur Jawa Timur terkait pengamanan Tahun Baru.

Petugas gabungan akan melakukan pengetatan bagi warga yang akan masuk ke Kota Madiun mulai pukul 20.00 WIB. 

‘’Kami menjalankan instruksi gubernur untuk pembatasan kegiatan dan pemberlakuan jam malam mulai pukul 20.00 hingga pukul 04.00 dini hari besok,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi usai Apel Kesiapan Pengamanan Tahun Baru di Balai Kota Madiun, Kamis (31/12/2020) sore.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengeluarkan surat edaran nomor 736/24068/013.4/2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan pada Pelaksanaan Kegiatan Libur Tahun Baru 2021 di Jawa Timur.

Baca juga: Daripada Mabuk-mabukan, Kapolres Malang Minta Warga Kabupaten Malang Berdoa

Dalam surat edaran tersebut, ada lima hal dalam pelaksanaan kegiatan libur tahun baru. Yakni, peningkatan penerapan protokol kesehatan, melakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang menimbulkan keramaian dan kerumunan, menerapkan pengaturan jam malam dimulai pukul 20.00 sampai 04.00, melakukan pengawasan berkoordinasi, dan penerapan sanksi pidana bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

‘’Instruksi sudah ada, masyarakat harus sadar untuk taat instruksi. Dijaga atau tidak harusnya tetap menjalankan instruksi itu. Jangan malah merepotkan petugas,’’ jelas Maidi

Ia mengatakan, setidaknya terdapat sekitar seribu petugas gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, PMI, Dinkes, hingga Pramuka. Petugas akan berjaga di empat posko, di Jalan Mastrip, Agus Salim, Kolonel Marhadi, dan simpang lima Tugu Pendekar. 

‘’Jam 19.00 mulai kita pantau. Jam 20.00 mulai pembatasan yang mau masuk kota. Tetapi kalau arah keluar dari Kota Madiun masih kita buka,’’ ungkapnya sembari menyebut juga ada petugas yang akan keliling di titik-titik kerumunan.

Selain itu, wali kota juga akan memadamkam lampu tempat umum. Terutama Pahlawan Street Center. Masyarakat harus meninggalkan lokasi setelahnya. Petugas akan keliling untuk memeriksa masyarakat yang masih berada di lokasi.

Ia mengingatkan kepada seluruh warga agar waspada, sebab trend Covid-19 saat ini meningkat. Warga juga memilki kewajiban untuk ikut membantu menekan penularan Covid-19.

‘’Tahun ini tahun pandemi. Ini harus menjadi pembelajaran kita bersama. Mari kita menahan diri untuk mencegah penularan. Selain itu, mari kita perbanyak doa agar Covid-19 ini segera meninggalkan kita semua,’’ tambahnya. (rbp)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved