Dipanggil-panggil Tak Menjawab, Kakek Ponorogo Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah, Keponakan Syok
Dipanggil-panggil tak merespons, kakek di Ponorogo ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, sang keponakan yang mengetahuinya langsunng teriak.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Seorang kakek di Desa Tatung, Kecamatan Balong, Ponorogo, ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya, Sabtu (2/1/2021).
Kapolsek Balong, AKP Hariyanto menjelaskan, korban berinisial BO (75).
Ia hidup sendiri di rumahnya dan sering keluar rumah sakit untuk opname karena menderita sakit paru-paru dan jantung.
"Yang mengetahui pertama adalah kedua keponakannya pada pukul 06.00 WIB," ucap AKP Hariyanto.
Saat itu, LU dan SE melihat pintu rumah BO masih tertutup padahal hari sudah mulai terang.
Baca juga: Bidan Puskesmas di Ponorogo Gugur Terpapar Covid-19, Ayah dan Ibunya Menyusul Meninggal Dunia
Baca juga: Selama 3 Bulan Operasi Yustisi di Ponorogo, Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Rp 32 Juta
"Dipanggil-panggil tidak menjawab dan membuka pintu rumahnya ternyata Mbah BO sudah dalam keadaan menggantung di blandar rumahnya," jelasnya.
LU yang mengetahui hal itu sontak berteriak minta tolong kepada tetangganya.
Warga pun lalu menghubungi pihak kepolisian dan perangkat desa.
"Dari olah TKP dan visum tidak diketemukan adanya tanda-tanda penganiayaan dan murni mengakhiri hidup dengan gantung diri. Pihak keluarga juga menerima kejadian tersebut," pungkasnya.
Editor: Dwi Prastika
Baca juga: Puluhan ABG di Tulungagung Melanggar Jam Malam, Diangkut dan Wajib Rapid Test
Baca juga: Hari Pertama Penerapan Jam Malam di Trenggalek Kondusif, Bupati Mas Ipin: Masyarakat Kooperatif