Breaking News:

Penanganan Covid

Pemkab Ponorogo Masih Tunda Sekolah Tatap Muka pada Semester Genap TA 2020/2021

Pemkab Ponorogo masih tunda penerapan pembelajaran tatap muka pada semester genap TA 2020/2021. Tanggal 10 Januari akan ada evaluasi.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Ilustrasi pembelajaran tatap muka di Ponorogo, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Pemerintah Kabupaten Ponorogo memutuskan untuk menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di semua tingkatan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Retno Wulandari mengatakan, pada awal semester genap ini, metode pembelajaran masih menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Nanti tanggal 10 Januari itu kita akan evaluasi lagi," kata Retno Wulandari, Senin (4/1/2021).

Ditundanya PTM ini dikarenakan kasus penularan Covid-19 (virus Corona) di Ponorogo yang terus mengalami peningkatan.

"Hasil rapat gugus tugas dengan kementerian ternyata hampir semua daerah juga belum melaksanakan PTM," jelasnya.

Baca juga: Potret Pernikahan Mantan Ketum Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Cucu Pendiri Pondok Gontor Ponorogo

Baca juga: Dipanggil-panggil Tak Menjawab, Kakek Ponorogo Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah, Keponakan Syok

Retno Wulandari melanjutkan, per Januari 2021 pemerintah daerah diberikan kewenangan penuh untuk menentukan izin PTM di daerahnya masing-masing.

Untuk itu, Pemda Ponorogo tidak mau gegabah untuk membuka izin PTM.

"Sebenarnya kita juga sudah minta Satgas Covid-19 agar diperbolehkan masuk dengan kuota 50 persen atau 40 persen," ucap Retno Wulandari.

"Karena kenyataannya pertemuan seminggu sekali itu penting bagi anak-anak untuk memahami materi pembelajaran," lanjutnya.

Baca juga: Bupati Tulungagung Menerbitkan Instruksi Baru untuk Tahun Baru, Jam Malam Dimulai Pukul 20.00 WIB

Baca juga: Pasar Besar Madiun Buka Lagi 6 Januari 2021, Hanya Pedagang Domisili Kota Madiun yang Boleh Jualan

Selain itu, mayoritas wali murid menginginkan PTM walaupun hanya seminggu sekali.

"Kita sudah sampaikan berbagai alasan, tapi gugus tugas tetap ingin agar PTM ditunda dulu," ucap Retno Wulandari.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved