Breaking News:

Virus Corona di Gresik

Pemkab Gresik Terapkan WFH Gara-gara Sebaran Covid-19 Meningkat

Sebaran virus Corona atau Covid-19 yang meningkat setiap harinya membuat Pemkab Gresik kembali menerapkan work from home (WFH)

Penulis: Willy Abraham | Editor: Yoni Iskandar
SURYA/WILLY ABRAHAM
Juru bicara Satgas Covid-19, drg Saifudin Ghozali di halaman kantor Bupati Gresik, Selasa (29/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Sebaran virus Corona atau Covid-19 yang meningkat setiap harinya membuat Pemkab Gresik kembali menerapkan work from home (WFH) untuk para pegawai pada Selasa (5/1/2021).

Setiap harinya jumlah tambahan kasus virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Gresik diatas 10 orang. Lebih banyak dibanding angka kesembuhan.

Sebelumnya, angka tambahan kasus covid dibawah angka 10 dan lebih banyak angka kesembuhan pasien virus Corona atau Covid-19.

Melalui Surat Edaran (SE) Bupati nomor 800/006/437.73/2020, para kepala perangkat daerah atau kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diberikan kewenangan untuk mengatur sistem kerja di wilayah kerja masing-masing.

Kabag Humas Pemkab Gresik, Reza Pahlevi mengatakan, penerapan WFH ini untuk memutus persebaran virus Corona atau Covid-19
masuk ke lingkungan pemerintahan. Apabila sampai menyebar diperkantoran dikhawatirkan akan mengganggu jalannya pemerintahan.

Dalam SE tersebut, lanjut Reza, disebutkan setiap lingkungan kerja dapat mengatur sistem kerja apakah tetap ngantor atau menerapkan WFH.

Baca juga: Bupati Malang Waspadai Peredaran Cabai Cat Merah

Baca juga: Fakta 4 Warga Israel Meninggal Pasca Vaksinasi Covid-19, Ratusan Positif, Pemerintah Tak Gamblang

Baca juga: Belum Jadi Nikah, Rizky Billar Kaget Sikap Calon Istri, Lesty Sembur Air dari Mulut: Niat Jahat

"Kalau wfh setiap kantor diwajibkan tetap mewakilkan sejumlah pegawai. Kalau ada pegawai dengan gejala, kemudian merupakan kontak erat, diwajibkan untuk wfh," kata dia kepada TribunJatim.com, Senin (4/1/2021).

Jika ada pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 maka diwajibkan cuti kesehatan.

Ditegaskannya, apabila ada pegawai yang sedang berjadwal WFH namun diminta ke kantor untuk tugas, pegawai tersebut diwajibkan untuk datang.

Tidak semua pegawai boleh melakukan WFH. Hanya pegawai staf dan setingkat kepala seksi. Untuk pejabat pimpinan dan pejabat setingkat di bawahnya tetap masuk dan beraktifitas datang ke kantor.

"Kepala dan kabid atau kasubag tetap masuk,” pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Terbaru, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik kembali tutup. Pada bulan lalu, kantor tutup karena sebaran Covid-19. Awal tahun ini, kantor Dispendukcapil yang berada dekat dengan alun-alun kembali tutup selama dua hari karena sebaran virus Corona atau Covid-19 bertambah.

Terhitung mulai hari ini, dan Selasa (5/1/2020) besok, kantor tutup.

"Rabu tanggal 6 besok buka kembali," ucap Khusaini, Kepala Dispendukcapil Gresik.

Hal serupa juga berlaku di Mall pelayanan publik dan kantor kecamatan yang melayani administrasi kependudukan tutup sementara. (wil/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved