Breaking News:

Malang Corruption Watch Dorong KPK Tuntaskan Sisa Kasus Korupsi Gratifikasi di Kota Batu

Malang Corruption Watch (MCW) mendorong KPK untuk segera tuntaskan sisa kasus korupsi gratifikasi di Kota Batu.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Petugas KPK memasuki ruang kerja Dinas Pariwisata Kota Batu, Rabu (6/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Malang Corruption Watch (MCW) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas aktor korup beserta aliran dananya dalam kasus gratifikasi periode 2011 hingga 2017 di Kota Batu.

Koordinator Divisi Advokasi Pemantauan Peradilan dan Hukum MCW, Raymond Tobing mengemukakan, setiap perkara korupsi selalu menyisakan sejumlah dugaan korupsi lainnya. 

"Selain karena watak kekuasaan sebuah rezim korup, juga berkaitan erat dengan kepentingan pertahanan dan pelipatgandaan kekayaan oleh segelintir elit," ungkapnya dalam keterangan resmi, Kamis (7/1/2021).

Diterangkan Raymond Tobing, kasus korupsi mantan Wali Kota Batu pada 2017 lalu secara gamblang memperlihatkan proses pelipatgandaan kekayaan dengan memanfaatkan kekuasaan.

MCW mencatat, cara-cara korup tersebut seperti dugaan suap, gratifikasi, jual beli jabatan serta memperoleh 'imbalan' dari sejumlah proyek.

Baca juga: Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Datangi Petugas KPK di Balai Kota Among Tani

"Itu menjadi pola lazim sepanjang periode kepemimpinannya," ungkapnya.

MCW mendorong KPK untuk mengusut tuntas sisa-sisa kasus.

Raymond Tobing menjelaskan, KPK bisa masuk melalui keterangan dalam fakta persidangan terdakwa.

"KPK segera menindaklanjuti sejumlah dugaan korupsi sebagaimana diterangkan dalam fakta persidangan terdakwa ER maupun dalam fakta persidangan terdakwa ES," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved