Virus Corona
Optimis Tekan Penularan Covid-19, DPRD Jatim Dukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
DPRD Jawa Timur mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Optimis tekan penyebaran virus Corona dan disiplin protokol kesehatan.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPRD Jawa Timur mendukung upaya pemerintah pusat terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Hal ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menekan angka penularan virus Corona ( Covid-19 ).
“Kalau pemerintah pusat menerapkan pembatasan kembali, menurut saya itu langkah yang antisipatif dan perlu kita dukung,” kata Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (7/1/2021).
Baca juga: Pantas Sopir Chacha Sherly jadi Tersangka Kecelakaan, Penyebab Sebenarnya Dikuak Polisi, Lihat Nasib
Baca juga: Mayat Bocah Tersangkut di Pepohonan Bambu Pinggir Sungai Lesti, Diduga Kuat Tewas Akibat Terpeleset
Diakui oleh Sadad, masyarakat saat ini 'terkecoh' dengan angka Covid-19 yang dianggap telah landai bahkan cenderung menurun.
Akibatnya, penerapan protokol kesehatan tidak dilakukan secara ketat sebagaimana sebelumnya yang mengakibatkan angka Covid-19 kembali melonjak.
“Saya sempat berkeliling. Disiplin masyarakat menggunakan masker saat di luar rumah mulai menurun," kata politisi Partai Gerindra ini.
Politisi asal Pasuruan itu menambahkan, "Bahkan, di sejumlah daerah, orang ke pasar banyak yang tak mengenakan masker dan jaga jarak. Kalau melihat fenomena ini, perlu untuk menggalakkan kembali kedisiplinan itu.”
Saat ini, Pemprov bersama DPRD Jatim telah memiliki Perda tentang kewajiban melaksanakan protokol kesehatan.
Baca juga: Sosok Adik Angga di Ikatan Cinta, Catherina Diperankan Annisa Hasim? Pernah Main Bareng Arya Saloka
Baca juga: Spoiler My Lecturer My Husband Episode 7, Arya Buat Inggit Deg-degan, Status Nikahnya Terbongkar?
Payung hukum itu menjadi dasar aparat gabungan dalam melakukan upaya preventif.
Diantaranya, melakukan operasi yustisi dan masker di sejumlah daerah secara massif. Hasilnya, banyak warga yang terjaring akibat melanggar protokol kesehatan.
Diantaranya tidak menggunakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan.
"Dengan adanya operasi tersebut, terbukti Jatim sempat mampu menurunkan angka sebaran Covid-19," kata Plt Ketua Gerindra Jawa Timur ini.
"Oleh karena itu, sejalan dengan pemerintah pusat, kami berharap perlu digalakkan kembali operasi yustisi. Sehingga, akan sekaligus menekan sebaran Covid-19,” jelas Anwar Sadad.
Untuk diketahui, pada Kamis (7/1/2021), Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, serta Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan rencana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah.