Apotek Online Lifepack
Mengenal Penyakit Varikokel: Gejala, Penyebab hingga Cara Mengobati
Varikokel terjadi ketika pembuluh darah vena di dalam skrotum (kantong zakar) mengalami pembengkakan.
TRIBUNJATIM.COM - Pernahkah Anda mendengar penyakit varikokel?
Ya, penyakit yang satu ini memang kurang familiar namanya di masyarakat. Varikokel terjadi ketika pembuluh darah vena di dalam skrotum (kantong zakar) mengalami pembengkakan.
Namun penyakit varikokel berbahaya? Apa saja gejalanya?
Apakah penyakit yang satu ini dapat diobati? Simak selengkapnya pada ulasan yang telah Tim Lifepack rangkum berikut ini.
Varikokel Itu Apa?
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa varikokel adalah pembengkakan yang terjadi pembuluh darah vena di dalam skrotum (kantong buah zakar).
Biasanya pembengkakan ini membuat pembuluh darah vena membesar dan terlihat seperti varises yang sering terjadi pada kaki.
Varikokel dapat terjadi pria berusia 15-25 tahun. Biasanya varikokel terjadi pada skrotum di bagian sebelah kiri, namun masih dapat terjadi pada skrotum di sebelah kanan.
Apakah Varikokel Berbahaya?
Varikokel tidak berbahaya, namun dapat membuat testis menjadi kecil dan mengganggu kesuburan sistem reproduksi pria.
Bahkan beberapa kasus varikokel dapat menimbulkan kemandulan (Baca juga Mengenal Berbagai Macam Obat Kuat untuk Pria).
Namun, penyakit yang satu ini dapat ditangani dengan tindakan operasi (Baca juga Bahaya Merokok Terhadap
Kesuburan Pria dan Wanita).
Gejala Varikokel
Umumnya, varikokel tidak menimbulkan gejala. Namun pada beberapa kasus, varikokel menimbulkan beberapa gejala seperti:
1. Terdapat benjolan di salah satu sisi skrotum
2. Terjadi pembengkakan di salah satu atau kedua sisi skrotum
3. Nyeri saat berdiri atau saat melakukan aktivitas fisik
4. Terjadi pembengkakan pada pembuluh darah vena yang pada tampak luar terlihat seperti cacing di dalam skrotum
Penyebab
Sampai saat ini belum diketahui penyebab varikokel secara pasti. Tetapi banyak penelitian yang menyebutkan bahwa varikokel terjadi akibat katup pembuluh darah pada testis tidak berfungsi dengan baik.
Sehingga aliran darah terhambat dan membuat terjadinya pembengkakan pada pembuluh darah vena.
Pengobatan
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, varikokel umumnya tidak menimbulkan gejala yang mengganggu.
Namun jika Anda merasakan beberapa gejala yang cukup mengganggu hingga terjadinya rasa sakit, Anda dapat melakukan beberapa tindakan medis seperti prosedur operasi untuk memperbaiki pembuluh darah vena.
Pencegahan
Terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadi varikokel, antara lain:
1. Jangan gunakan celana yang terlalu ketat, karena dapat menekan skrotum.
2. Kelola stres
3. Istirahat yang cukup
4. Gunakan celana berbahan katun
Itulah informasi mengenai apa itu varikokel, gejala, pengobatan, dan cara pencegahannya.
Jika Anda merasakan gejala yang mengganggu dari varikokel, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Link survey : http://bit.ly/surveyapotekonline
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-mengenal-penyakit-varikokel.jpg)