Breaking News:

Meski Belum Diresmikan, Ringroad Tuban Jadi Alternatif Pengguna Jalan Atasi Macet dan Jalan Rusak

Meski belum diresmikan, Ringroad Tuban sudah menjadi alternatif pengguna jalan untuk atasi macet dan jalan rusak.

TRIBUNJATIM.COM/M SUDARSONO
Sepeda motor dan mobil sudah lewat JLS Tuban di Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Tuban, meski jalan belum diresmikan, Rabu (13/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Jalan Lingkar Selatan (JLS) atau ringroad sudah menjadi pilihan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. 

Jalan sepanjang 19 kilometer mulai dari hulu Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Tuban, kemudian titik hilir Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Tuban atau Jalan Soekarno-Hatta Kecamatan Tuban, menjadi alternatif bagi pengguna jalan menghindari kemacetan atau jalan nasional yang rusak. 

Kondisi jalan yang dibangun menggunakan APBD 2019 dan 2020 tersebut telah selesai di akhir tahun 2020, namun belum diresmikan oleh pemerintah daerah. 

Pengemudi mobil, Rohman mengaku sering lewat JLS untuk menghindari jalan rusak maupun kemacetan yang ada di kota, baik apabila mau ke Surabaya atau pulang ke Tuban

Jalan ini dinilai efektif, karena memudahkan akses warga sekitar agar lebih cepat untuk sampai ke tujuan. 

Baca juga: 3.360 Vaksin Covid-19 Tuban Dijadwalkan Tiba Februari, Satgas: Tetap Patuhi Prokes Sambil Menunggu

Baca juga: Pemkab Bojonegoro Beber Empat Skema Pemberian Vaksin Covid-19, Nakes Pertama

"Saat ini ringroad menjadi pilihan warga setempat meski belum diresmikan, karena jalan nasional banyak yang rusak saat musim hujan," terangnya, Rabu (13/1/2021).

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban, Gunadi belum bisa memastikan kapan jalan ringroad atau JLS tersebut akan dioperasikan. 

Pihaknya masih menunggu rapat sekaligus pengecekan kesiapan sarana prasarananya, mulai jalan, rambu, pengaturan manajemen rekayasa lalu lintas, dan lain lain. 

"Untuk rambu-rambu juga belum tuntas, kita akan kaji dulu di rapat," ungkap Gunadi yang juga sebagai Sekretaris Dishub Tuban. 

Baca juga: Pohon Beringin yang Sempat Buat Gempar Warga Tuban Karena Terbakar Tanpa Sebab Tumbang Timpa Warung

Baca juga: Hasil Swab Positif, Dua Warga Tuban Dievakuasi Tim Mobile Hunter Covid-19 ke Rumah Karantina

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, meski proyek telah selesai, namun belum ada rambu-rambu yang terpasang, sehingga dinilai rawan dan membahayakan bagi pengguna jalan.

Adapun kendaraan yang melintas yaitu kendaraan roda dua, roda empat, dan truk kecil. Sedangkan untuk truk ukuran besar belum menggunakan JLS yang belum diresmikan itu.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: M Sudarsono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved