Breaking News:

Pemkab Pasuruan Dapat Dukungan Bantuan dari Pemerintah Pusat, Perbaiki 145 Rumah Tak Layak Huni

Pemkab Pasuruan mendapat dukungan bantuan dari pemerintah pusat untuk memperbaiki 145 rumah tak layak huni pada tahun 2021.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Proyek rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pasuruan, 2021. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, Jawa Timur, terus berupaya menangani permasalahan rumah tidak layak huni (RTLH).

Tahun 2021 ini, pemkab kembali mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki ribuan rumah yang masih dalam kategori RTLH yang perlu mendapat bantuan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Hari Aprianto mengatakan, tahun ini, pihaknya kembali mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat untuk perbaikan RTLH.

Namun, jumlah RTLH yang dibenahi oleh anggaran pusat tahun ini, tak akan sebanyak tahun 2020 kemarin.

Pandemi Covid-19 (virus Corona) yang melanda menjadi salah satu faktor penyebab turunnya kuantitas rumah yang bakal dibedah.

Baca juga: Sempat Terkendala Cuaca Hujan, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Selesai Perbaiki PJU Mati

Baca juga: Hendak Buang Air di Sungai, Warga Pasuruan Temukan Mayat Perempuan Tanpa Busana

"Kalau tahun kemarin, jumlah RTLH yang ditangani pemerintah pusat melalui DAK ada 210 rumah. Anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat, mencapai Rp 3,6 miliar," kata Hari, sapaan akrabnya, Selasa (12/1/2021).

Akan tetapi, jumlah tersebut, kata Hari, dipastikan menurun di tahun ini.

Anggaran yang disiapkan kurang lebih Rp 2,9 miliar.

Dana itu, diperuntukkan untuk menangani 145 unit RTLH melalui DAK. 

Baca juga: Tempat Penampungan Air Rusak Diterjang Banjir Bandang, Warga Kediri Dapat Bantuan Droping Air Bersih

Baca juga: Khawatir Terjadi Banjir Susulan, BPBD Kota Pasuruan Mengevakuasi Warga yang Bertahan di Rumah

"Selain menurunnya jumlah rumah yang diperbaiki, ada kenaikan nominal bagi setiap rumah yang akan dibedah. Nilai bantuan setiap unitnya, bertambah. Dari yang semula Rp 17,5 juta per unit, menjadi Rp 20 juta per unitnya," sambung dia.

Hari berharap, bantuan ini bisa mengurangi jumlah RTLH di Kabupaten Pasuruan.

"Semoga perbaikan rumah ini, bisa meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat," pungkas dia.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: Pemkot Blitar Ikut Terapkan PPKM, Jam Operasional Restoran dan Mal Dibatasi Pukul 20.00 WIB

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Berencana Membangun Dua SMP Negeri Baru, Siapkan Dana Rp 5,3 Miliar

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved