Breaking News:

Pekerja di Gresik Tewas Tertimbun, Tim Pengawas Periksa PT Hexamitra Charcoalindo

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Ninik Asrukin sudah menerjunkan tim pengawas ketenagakerjaan untuk mengusut penyebab tewasnya seorang

Penulis: Willy Abraham | Editor: Yoni Iskandar
Willy Abraham/Tribunjatim
Polisi saat melakukan olah TKP kecelakaan kerja di PT Hexamitra Charcoalindo, Sabtu (14/1/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Ninik Asrukin sudah menerjunkan tim pengawas ketenagakerjaan untuk mengusut penyebab tewasnya seorang pekerja bernama Fauzi (40) yang tertimbun serbuk kayu PT Hexamitra Charcoalindo.

Tim pengawas ketenagakerjaan melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan yang berada di Desa Krikilan, Driyorejo itu.

"Kemarin sudah diperiksa pegawai pengawas. Nanti akan keluar nota pemeriksaan," ucapnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (16/1/2021).

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah ada pelanggaran norma K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) atau tidak dalam peristiwa yang menewaskan satu orang pekerja tersebut. Hasil pemeriksaan akan ditetapkan oleh tim pegawai pengawas ketenagakerjaan.

"Itu semua ditetapkan pegawai pengawas. Kemarin saya juga sudah koordinasi dengan provinsi (Disnakertrans Jawa Timur)," tambahnya.

Baca juga: Mensos Risma Kunjungi Siola di Surabaya, Bakal Adopsi Kecanggihan Pelayanan Pemkot?

Baca juga: Selama 15 Hari, Banjir Yang Merendam Ratusan Rumah di Tempuran Mojokerto Mulai Surut

Baca juga: Acungkan Parang, Warga Korban Gempa yang Kelaparan Cegat Mobil Pengangkut Logistik, Petugas Mengalah

Hingga hari ini, keluarga korban masih belum menerima santunan apapun dari pihak perusahaan. Padahal saat itu, keluarga korban sepakat dengan membuat surat pernyataan.

Pada Sabtu (9/1/2021) pekan lalu menjadi hari terakhir bagi Annisa Fauzia Az-zahra bertemu dengan ayahnya Muhammad Fauzi. Warga Desa Dusun Tanjungan RT 13/RW 4, Desa Tanjungan, Driyorejo Gresik menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit usai tertimbun serbuk kayu saat di bekerja.

Annisa sejatinya akan merayakan ulang tahunnya Minggu (17/1/2021) besok. Pelajar yang masih duduk di bangku SMP ini akan merayakan ulang tahun untuk pertama kalinya tanpa seorang ayah.

Sepekan sebelum ulang tahunnya ke-13, ayahnya Fauzi sedang bekerja untuk yang terakhir kali. Pria berusia 40 tahun ini bekerja di bagian produksi serbuk kayu PT Hexamitra Charcoalindo, Driyorejo, Gresik. Hari itu, Fauzi meninggalkan istri dan putri semata wayangnya untuk selama-lamanya sekitar pukul 09.30 Wib.

Nisa' perwakilan keluarga korban mengaku hingga saat ini pihak perusahaan belum ada itikad baik. Surat pernyataan yang sudah ditandatangani di atas materai itu belum juga dipenuhi.

"Sampai sekarang belum ada santunan apapun yang diterima keluarga," terang Nisa' kepada TribunJatim.com.

Dalam kertas dengan tulisan tangan itu berbunyi personalia PT Hexamitra Charcoalindo, Lazarus menyatakan bertanggung jawab penuh terkait kecelakaan kerja yang menimpa Fauzi. Santunan dan hak-hak yang diberikan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. (wil/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved