Breaking News:

Selama 15 Hari, Banjir Yang Merendam Ratusan Rumah di Tempuran Mojokerto Mulai Surut

Banjir merendam ratusan rumah penduduk Dusun Bekucuk dan Dusun/ Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto mulai surut di hari 15, pada Sabtu

SURYA/Mohammad Romadoni
Warga beraktivitas di luar rumah yang terendam air banjir setinggi sekitar 40 sentimeter sampai 60 sentimeter di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Banjir merendam ratusan rumah penduduk Dusun Bekucuk dan Dusun/ Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto mulai surut di hari 15, pada Sabtu (15/1/2021).

Permukiman warga yang sebelumnya terendam air banjir setinggi 40 sentimeter hingga 60 sentimeter sudah surut. Namun, sebagian fasilitas publik seperti gedung sekolah dan area persawahan masih sedikit tergenang air.

Masyarakat setempat mulai membersihkan rumah yang kotor akibat terendam air banjir selama 15 hari tersebut.

Nuryati warga setempat mengatakan, air banjir yang merendam rumahnya sudah berangsur surut pada Jumat (15/1/2021) kemarin. Dia bersyukur rumahnya sudah tidak terendam air meskipun butuh waktu lama untuk banjir surut.

"Banjir sudah surut total sekarang tinggal bersih-bersih perabotan rumah bekas terendam air," katanya kepada TribunJatim.com, Sabtu (16/1).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini menjelaskan banjir merendam dua dusun di Desa Tempuran sudah surut total.

Baca juga: Mensos RI Risma Tanggapi Video Viral Diduga Penjarahan Bantuan Gempa Bumi Sulbar: Bukan Begitu

Baca juga: Nenek di Pamekasan Tinggal dengan Dua Anaknya yang Alami Gangguan Jiwa Luput dari Bantuan Pemerintah

Baca juga: Dugaan Pilot Sriwijaya Air Disorientasi Diungkap Pengamat, Terungkap dari Gambar Hendak Pindah Jalur

"Banjir surut total namun masih ada sebagian genangan air di area persawahan," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Zaini menyebut pihaknya juga menerjunkan mobil pemadam kebakaran untuk membantu membersihkan fasilitas umum seperti masjid, balai desa, sekolah yang berada di kawasan Desa Tempuran pasca terendam air banjir.

"Dua unit mobil Damkar dikerahkan di lokasi terdampak banjir untuk membersihkan jalan dan fasilitas publik yang terendam air banjir," jelasnya.

Sementara itu, operasional Dapur Umum Dinsos Kabupaten Mojokerto yang mensuplai makanan berakhir bersamaan banjir surut.

"Kita sudah kordinasi bersama Pemdes dan BPBD bahwasanya operasional DU sudah tutup hari ini," ucap Imam Syaifudin Koordinator DU Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto. (Mohammad Romadoni/Tribunjatim.com)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved