Penanganan Covid

Satgas Covid-19 Kota Malang Segel Tempat Usaha yang Langgar Jam Malam PPKM, Tak Boleh Buka 14 Hari

Satgas Covid-19 Kota Malang menyegel tempat usaha yang melanggar jam malam PPKM, tak boleh beroperasi selama 14 hari.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Satpol PP Kota Malang saat memberikan teguran kepada salah satu kafe yang melanggar jam malam PPKM, Jumat (15/1/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Meski Tim Satgas Covid-19 Kota Malang telah berkali-kali melakukan sosialisasi terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun nyatanya masih ada saja pelaku usaha yang membandel.

Tim gabungan Satgas Covid-19 Kota Malang, yang terdiri dari Satpol PP Kota Malang, Polresta Malang Kota, dan Kodim 0833 Kota Malang melakukan operasi pada Jumat (15/1/2021) malam.

Rombongan berangkat dari Balai Kota Malang pada pukul 20.00 WIB.

Mereka berkeliling ke sejumlah kawasan, untuk memastikan tidak ada pelaku usaha yang buka di atas jam 20.00 WIB.

Selain itu, tim gabungan juga memastikan tidak ada kerumunan masyarakat saat jam malam.

Seperti diketahui, aturan PPKM yang telah diatur lebih lanjut di SE Wali Kota Malang No 1 Tahun 2021 tertulis bahwa pelaku usaha seperti kafe, restoran dan mal harus tutup pada pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang Tegaskan Siap Jalani Vaksinasi Covid-19: Presiden Saja Sudah

Baca juga: Penerapan PPKM di Kota Malang, Jumlah Pengunjung di Matos Turun Hingga 50 Persen

Saat melakukan patroli, tim gabungan menemukan salah satu kafe melakukan pelanggaran.

Diketahui kafe tersebut sudah mendapat teguran lebih dari satu kali.

Karena masih bandel, tim gabungan akhirnya bertindak tegas dan menyegel tempat usaha tersebut, dan melarang beroperasi selama 14 hari ke depan.

Selain itu, sejumlah kafe dan restoran yang masih melanggar aturan jam malam, diberikan BAP (surat teguran).

Baca juga: Jalan Menuju Jembatan Srigonco Rusak, Bupati Malang Serukan Perbaikan: Target Mei 2021 Sudah Mulus

Baca juga: DPRD Kota Malang Desak Pemkot Segera Isi Kekosongan Jabatan Kepala Dinas dan Sekda

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat mengatakan operasi tersebut untuk menindaklanjuti instruksi Mendagri terkait PPKM.

"Di mana salah satu poinnya, yakni kegiatan usaha seperti pusat perbelanjaan, restoran dan kafe wajib tutup pada pukul 20.00 WIB," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com, Sabtu (16/1/2021).

Ia menjelaskan jika ada sejumlah pelaku usaha yang ditemukan masih bandel, akan diberikan sanksi sesuai Perda Nomor 2 Tahun 2020.

"Untuk sanksi administrasi, berjenjang, mulai dari teguran tertulis hingga denda maksimal Rp 100 juta sampai pencabutan izin. Sementara untuk sanksi pidana, yakni tindak pidana ringan dengan maksimal hukuman penjara selama tiga bulan dan denda maksimal Rp 50 juta," bebernya.

Baca juga: Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kota Malang Bakal Dimulai Februari 2021, Dilakukan di 76 Fasyankes

Baca juga: KPK Telusuri Transaksi Jual Beli Pemkot Batu Era Eddy Rumpoko, Datangi Makelar Jual Beli Tanah

Selain melakukan penertiban pelaku usaha, pihaknya juga melakukan penertiban terhadap kerumunan masyarakat yang terjadi di atas pukul 20.00 WIB.

"Untuk PKL, tidak ada larangan dan mendapatkan toleransi untuk tetap buka di atas jam 20.00 WIB. Namun harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Jika ada kerumunan, maka kami bubarkan," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved