Breaking News:

Pemkot Mojokerto Ganti Jam Operasional Pasar Tradisional Tutup Pukul 8 Malam

Pemkot Mojokerto akhirnya melunak menanggapi aspirasi dari masyarakat yang menginginkan perpanjangan jam operasional pasar tradisional

mohammad romadoni/surya
Operasioal pasar di Kota Mojokerto dipasang Satpol PP 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemkot Mojokerto akhirnya melunak menanggapi aspirasi dari masyarakat yang menginginkan perpanjangan jam operasional pasar tradisional selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid 1.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari sekaligus Ketua Tim Satgas Covid-19 berkoordinasi bersama dinas terkait memutuskan bakal memperpanjang pembatasan jam operasional pasar tradisional mulai pukul 03.00 WIB yang ditambah sampai pukul 20.00 WIB.

Padahal sebelumnya pembatasan jam operasional pasar tradisional di Kota Mojokerto berlaku mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB.

"Kami memutuskan jam pembukaan pasar tradisional disesuaikan sampai pukul 20.00 WIB sehingga sama dengan jam tutup toko, restoran dan juga Mall," ungkap Ning Ita Wali Kota Mojokerto kepada TribunJatim.com, Minggu (17/1/2021).

Ning Ita mengatakan keputusan memperpanjang jam operasional pasar tradisional selama PPKM tersebut merupakan atas dasar mengakomodir aspirasi dari pedagang di pasar tradisional.

Selain itu, Pemerintah Daerah juga mempertimbangkan ekonomi masyarakat menengah ke bawah agar tidak terlalu terdampak pada pendapatannya.

Baca juga: Nekad Gelar Hajatan, Resepsi Pernikahan Tanpa Izin di Ngawi Dibubarkan Polisi

Baca juga: Lion Air Buka Rute Penerbangan Surabaya-Berau PP, Rencana Pengoperasian 20 Januari 2021

Baca juga: Ketua DPD RI, LaNyalla Minta Kasus Penipuan Pinjaman Online Ditangani Serius

Perubahan kebijakan tertuang dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 443.33/201/417.508/2021 tentang Perubahan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Mojokerto, pada 16 Januari 2021.

"Semoga kebijakan ini bisa berdampak terhadap ekonomi masyarakat bawah, terakomodir pendapatan mereka namun tetap melaksanakan protokol kesehatan 4M," jelasnya.

Menurut dia, Tim UPT Pasar Tradisional juga sudah turun ke lapangan untuk berkomunikasi secara langsung bersama pedagang. Dalam pelaksanaannya para pedagang mulai beraktivitas menyiapkan dagangannya sekitar pukul 02.00 WIB.

"Sudah dikomunikasikan dengan para pedagang mereka tetap menjalankan Prokes secara ketat dan waktu tutup kita ambil kebijakan lebih fleksibel diperbolehkan buka mengikuti toko, swalayan dan restoran sampai pukul 20.00 WIB," terangnya kepada TribunJatim.com.

Ning Ita mengapresiasi dan berterimakasih masyarakat Kota Mojokerto sudah patuh selama pelaksanaan PPKM mulai Jumat 15 Januari hingga Kamis (28/1/2021).

Dia mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan kebiasaan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Kami Satgas Covid-19 mengucapkan terimakasih sekaligus mengapresiasi seluruh masyarakat Kota Mojokerto yang taat dan tertib pelaksanaan PPKM," pungkasnya. (Mohammad Romadoni/Tribunjatim.com)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved