Breaking News:

Kuasa Hukum Budi Said Yang Menang Gugatan Emas 1,1 Ton Angkat Bicara Atas Tanggapan PT Antam

Ening Swandari, Kuasa hukum Budi Said, pengusaha yang memenangkan gugatan emas 1,1 ton terhadap PT. Antam mengaku masih akan menunggu pemberitahuan

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Yoni Iskandar
Surya/samsul Arifin
Sidang Lanjutan Kasus Emas 7 Ton, Budi Said Bersaksi, Pengacara Terdakwa Eksi Sebut Sudah Kembalikan Fee 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ening Swandari, Kuasa hukum Budi Said, pengusaha yang memenangkan gugatan emas 1,1 ton terhadap PT. Antam mengaku masih akan menunggu pemberitahuan secara resmi dari juru sita Pengadilan Negeri  (PN) Surabaya. 

Sebelumnya, pihak PT. Antam akan ajukan banding atas gugatan perdata dari penggugat Budi Said yang merugi 1,1 ton. 

Dari 7.071 kilogram yang disepakati antara Budi Said dengan terdakwa Endang Kumoro selaku Kepala BELM Surabaya I, Misdianto sebagai Tenaga Administrasi BELM Surabaya I dan Ahmad Purwanto sebagai General Trading Manufacturing and Senior Officer PT Antam serta Eksi Anggraeni marketing freelance yang saat itu menjadi karyawan perusahaan tersebut, terbukti telah berbuat melawan hukum atas hilangnya 1.136 kilogram atau 1,1 ton emas yang dibeli Budi.

Sedangkan selisihnya 1.136 kilogram tidak pernah saksi terima. Namun uang yang telah diserahkan ke PT Antam.

"Kami masih menunggu pemberitahuan secara resmi dari juru sita pengadilan, kalau memang sudah ada kami akan ada persiapan. So far, belum ada persiapan apa-apa," ujarnya, Senin, (18/1/2021). 

Baca juga: Pengadilan Negeri Surabaya Kabulkan Gugatan Pengusaha Surabaya Budi Said Atas Emas 1,1 Ton

Baca juga: PT Antam Bakal Ajukan Banding Atas Putusan PN Surabaya yang Kabulkan Gugatan Pengusaha Budi Said

Baca juga: Cara Mudah Memutihkan Gigi dengan Bahan Alami, Simak Juga Beberapa Manfaatnya

Tak hanya itu, pihaknya akan mempertahankan sebagaimana bukti-bukti yang kami disampaikan dan pertimbangan hakim. 

Sebelumnya, PT. Antam berikan tanggapan perihal putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya perihal kasus gugatan pengusaha Surabaya, Budi Said terkait pembelian emas. 

Dikatakan SVP Corporate Secretary Kunto Hendrapawoko, pihaknya melalui kuasa hukum akan menempuh upaya hukum dengan mengajukan banding

"Perusahaan menegaskan tetap berada pada posisi tidak bersalah atas gugatan yang diajukan penggugat," ujar Kunto, Sabtu, (16/1/2021) kemarin. 

Pihaknya menambahkan bahwa telah menyerahkan semua barang sesuai dengan kuantitas yang dibayar oleh penggugat kepada pihak yang diberi kuasa oleh Budi Said jika mengacu pada harga resmi, dan Budi Said sendiri mengakui telah menerima barang tersebut.

Dalam tuntutannya di PN Surabaya, penggugat meminta Antam memberikan tambahan Logam Mulia dengan mengacu pada harga diskon yang dijanjikan oleh pihak yang tidak berwenang. 

"Antam menegaskan tidak pernah menerapkan harga diskon dan hanya bertransaksi dengan harga yang dikeluarkan secara resmi oleh Perusahaan," tambahnya. 

Oleh sebab itu, lanjut Kunto pihaknya menganggap gugatan ini tidak masuk akal dan tidak berdasar. Oknum-oknum yang terlibat dalam kasus ini juga telah dijatuhi hukuman pidana.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved