Breaking News:

Intip Kebun Kelengkeng Itoh Purna TNI AU di Magetan, Unggulan, Sebulan Bisa Panen Ratusan Juta

Intip kebun kelengkeng beromzet ratusan juta rupiah sebulan milik Purna TNI AU Kusnin. Tanam kelengkeng jenis itoh, varietas unggulan.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Hefty Suud
SURYA/DONI PRASETYO
KUSNIN, Purna TNI AU pemilik kebun wisata kelengkeng, mejawab semua pertanyaan pertanyaan, anak anak sekolah, seputar buah kelengkeng varietas "itoh super" persilangan kelengkeng diamond super dan kelengkeng Thailand ini. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Purna dari TNI AU bukan berarti akhir dari segalanya.

Jerih payahnya semasa mengabdi di TNI AU, dituai Kusnin saat masa tuanya. 

Warga Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan ini membuat kebun kelengkeng  beromzet ratusan juta rupiah sebulannya.

Buah kelengkeng jenis itoh super yang yang ditanam Kusnin ini salah satu varietas kelengkeng unggulan.

Baca juga: KoinWorks Optimis UKM Mampu Bertahan di Tengah PPKM Jawa-Bali, Mitigasi Resiko Jadi Jurus Jitu

Baca juga: Misteri Pria Sakit Perut, Syok Hasil USG Dokter Sebut Hamil, Fakta Ilmiah di Baliknya Terkuak

Hasil perkawinan kelengkeng jenis diamond river dan kelengkeng Thailand tersebut, memiliki daging buah tebal dan isi yang kecil.

Pohon buah kelengkeng yang ditanam diatas tanah seluas kurang dari 10.000 meter persegi dengan jumlah pohon kelengkeng yang ditanam seluruhnya berjumlah 143 batang, tanaman sebanyak itu bisa dipanen setiap bulan per pohon bisa panen 75 kilogram.

"Setiap bulan itu pohon yang bisa dipanen hanya 10 pohon sampai 13 pohon. Setiap pohon bisa didapat buah kelengkeng sebanyak 75 kilogram," kata Kusnin kepada TribunJatim.com, Selasa (19/1/2021).

Dijelaskan Kusnin, panenan sebanyak 75 kilogram itu dikalikan harga ditingkat pedagang sebesar Rp 35.000 per kilogram, setiap pohon istimasi income yang di dapat dari satu pohon kisaran harga Rp 2.625.000. 

Baca juga: Ini Rahasia Allah Kata Menantu Ukar, Kakek 80 Tahun Selamat dari Longsor Sumedang, Tertimbun 5 Jam

Baca juga: KELUAR Hasil Penyelidikan Internasional Asal Covid-19: Kesalahan WHO & China, Faktanya Mengejutkan

"Kalau setiap bulan pohon yang berbuah antara 10 pohon sampai 13 pohon. Tapi harga pedagang itu tidak berlaku untuk pengunjung wisata kebun kelengkeng. Untuk pengunjung, 3 kilogram hanya Rp 100.000 saja,"ujar Kusnin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved