Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Polda Jatim Gagas 'Si Mata Hati', Jadi Jembatan Tahanan Temui Keluarga di Tengah Pandemi Covid-19

Dittahti Polda Jatim miliki aplikasi Si Mata Hati. Jadi penghubung antara tahanan dengan keluarga di tengah pandemi virus Corona.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Para tahanan yang ikuti tes rapid di Polda Jatim. 

Reporter: Syamsul Arifin | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Direktorat Perawatan Tahanan Dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Jatim miliki aplikasi yang dapat menghubungkan tahanan dengan keluarganya. 

Aplikasi tersebut bernama "Si Mata Hati" yang digagas Dittahti Polda Jatim.

Keberadaan aplikasi tersebut guna menjembatani interaksi tatap muka antara tahanan dengan keluarga.

Tentunya guna mengantisipasi penyebaran virus Corona ( Covid-19 ). 

Baca juga: Buntut Pesta Ulang Tahun di Singapore Waterpark Tulungagung, Melanggar Prokes, 12 Orang Didenda

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Rabu, 20 Januari 2021: Sagitarius Jangan Abaikan Pekerjaan, Taurus Tahan Amarah

Selain itu, secara berkala tahanan Polda Jatim juga melakukan rapid test antibodi guna antisipasi penyebaran Covid-19.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyebutkan, untuk saat ini di masa pandemi tahanan tidak bisa dibesuk secara langsung.

"Di masa pandemi Covid-19 ini, antara tahanan dan keluarga tidak bisa bertemu langsung. Hal ini untuk menghindari penyebaran Covid-19, sehingga tahanan dan keluarga hanya cukup by phone (Video Call) dengan keluarga di rumah," kata Gatot, Selasa, (19/1/2021).

Baca juga: Evaluasi 8 Hari PPKM di Surabaya, Gugus Tugas: Penularan Covid-19 Paling Banyak dari Kontak Keluarga

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta 19 Januari 2021: Al Demam Tinggi-Reyna Menangis, Andin Masih Enggan Beri Maaf

Pihaknya juga menyediakan handphone untuk dapat video call bersama keluarga. Tahanan harus mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan nomor urut.

"Untuk bisa menelpon keluarga, tahanan ini harus daftar terlebih dahulu biar dapatkan nomor urut antrian," tambahnya.

Selain aplikasi tersebut, Dittahti juga menyiapkan terobosan baru yaitu sistem Delivery. 

Sistem tersebut untuk keluarga tahanan bisa mengirim makanan tanpa bertemu langsung.

"Sistem Delivery ini sendiri untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, sehingga tahanan dan keluarga tidak bisa bertemu saat memberikan makanan ke tahanan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved