Breaking News:

Kasus Covid-19 di Kota Madiun Meningkat, Ruang Isolasi di RSUD Sogaten dan Asrama Haji Penuh

Kasus Covid-19 di Kota Madiun semakin bertambah. Sementara itu, kapasitas dua tempat isolasi bagi pasien Covid-19 di Kota Madiun

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Grafik /tabel kasus Covid-19 di Kota Madiun per Kamis (7/1/2021). 

Reporter : Rahadian Bagus | Editor : Yoni iskandar

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Kasus Covid-19 di Kota Madiun semakin bertambah. Sementara itu, kapasitas dua tempat isolasi bagi pasien Covid-19 di Kota Madiun, yakni RSUD Kota Madiun dan Asrama Haji sudah di ambang batas.

‘’Di Asrama Haji kapasitasnya sebanyak 62 tempat tidur. Memang tidak semuanya terisi, karena aturan maksimalnya 60 persen dari kapasitas. Saat ini, kami sedang siapkan penambahan 29 tempat tidur lagi,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Madiun, dr Denik Wuryani, ketika dikonfirmasi via telpon, Rabu (20/1/2021).

Selain menyiapkan bed atau tempat tidur, pihaknya juga akan mempersiapkan tambahan tenaga kesehatan. Sebab, tenaga kesehatan juga dibutuhkan untuk merawat para pasien.

"Sebenarnya bed sudah ditambahkan, tinggal penambahan tenaga, ini sedang kami siapkan," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Ia mengatakan, selain Asrama Haji, RSUD Kota Madiun yang menjadi tempat perawatan bagi pasien Covid-19 juga penuh. 13 tempat tidur di ruang Wijaya Kusuma, 12 di kamar di VIP dan empat bed di IGD, sudah penuh.

Baca juga: Jalan Raya Sedati Yang Rusak parah Mulai Diperbaiki, Ini Ancaman PLT Bupati Sidoarjo

Baca juga: BREAKING NEWS - Liga 1 dan Liga 2 2020 Resmi Dihentikan, Tak Ada Juara dan Degradasi

Baca juga: Relawan ILKP Patungan Beli Cat Semprot, Solidaritas Beri Tanda Jalan Berlubang di Pasuruan Bahaya

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi, mengimbau agar masyarakat semakin berhati-hati. Setiap warga juga bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, dengan cara disiplin mematuhi aturan protokol kesehatan.

"Ini tanggung jawab kita bersama. Masyarakat juga tanggung jawab menjaga dirinya, keluarganya. Paling tidak patuh dan taat aturan," tegasnya.

Maidi menambahkan, bertambahnya pasien Covid-19, membuat petugas kesehatan kewalahan. Masyarakat juga harus peduli dan ikut membantu memutus rantai penularan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah.

"Pemerintah sudah mengeluarkan aturan. Paling tidak itu diikuti dulu lah. Jangan sampai ada tertular. Apalagi kapasitas ruang isolasi telah penuh kini," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved