Breaking News:

Kekurangan Sinar Matahari Bisa Sebabkan Depresi, Mitos atau Fakta? Begini Kata Tim Dokter Lifepack

Tim dokter Lifepack dr Irma Lidia beber kekurangan sinar matahari bisa menyebabkan depresi. Begini penjelasan lengkapnya.

ISTIMEWA/Lifepack
ILUSTRASI - Depresi akibat kekurangan sinar matahari. 

TRIBUNJATIM.COM - Depresi adalah permasalahan yang sering kita temukan, namun sering juga kita tidak sadari.

Menurut WHO, secara global terdapat lebih dari 264 juta orang yang menderita akibat depresi.

Gangguan yang satu ini merupakan penyebab utama kecacatan di seluruh dunia, dan sebagai kontributor utama beban penyakit global secara keseluruhan.

Gejala depresi yang paling umum, antara lain kehilangan ketertarikan terhadap sesuatu, kehilangan kenikmatan dalam menjalani aktivitas, mood yang berubah-ubah selama setidaknya dua minggu.

Ciri-ciri depresi lainnya yang mungkin timbul akibat depresi adalah kesulitan tidur (insomnia), kehilangan nafsu makan, dan rasa cemas berlebih.

Ada banyak sekali penyebab depresi, diantaranya genetik, hormon, atau kejadian-kejadian yang baru saja dialami oleh seseorang.

Namun tahukah Anda ternyata depresi juga dapat disebabkan oleh kekurangan sinar matahari?

Kekurangan Sinar Matahari Bisa Sebabkan Depresi? 

Ya, sinar matahari memang memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan, termasuk dalam kesehatan.

Simak penjelasan lengkapnya pada ulasan yang telah Tim Lifepack rangkum berikut ini.

Halaman
1234
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved