Breaking News:

Jalan Tuban-Widang Macet 3 Kilometer Imbas Perbaikan Jalan Berlubang, Diterapkan Sistem Buka Tutup 

Terjadi kemacetan panjang di jalan raya Tuban-Widang akibat perbaikan jalan berlubang. Petugas terapkan sistem buka tutup dari dua arah.

SURYA/M SUDARSONO
Kemacetan terjadi di Jalan Raya Tuban-Widang, tepatnya di Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kamis (21/1/2021), akibat adanya perbaikan jalan 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Terjadi kemacetan panjang di Jalan Raya Tuban-Widang, tepatnya di Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kamis (21/1/2021). 

Kendaraan roda empat dan truk terjebak kemacetan sekitar 3 kilometer imbas adanya perbaikan jalan berlubang.

Alat berat juga terlihat dalam perbaikan jalan nasional tersebut. 

Baca juga: Dukung UMKM dalam Pemulihan Ekonomi, Suzuki Pertahankan Konsep ILMU di New Carry Pick Up

Kemacetan terjadi di jalan raya Tuban-Widang, tepatnya di Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kamis (21/1/2021), akibat adanya perbaikan jalan
Kemacetan terjadi di jalan raya Tuban-Widang, tepatnya di Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kamis (21/1/2021), akibat adanya perbaikan jalan (SURYA/M SUDARSONO)

Baca juga: Pemkab Pamekasan Gagas Program Perlindungan Lansia 2021, Lansia Diberi Makan Bergizi Sehari 2 Kali

Petugas pelaksana proyek melakukan sistem buka tutup dari dua arah, agar antrian kendaraan yang mengular bisa melintas bertahap. 

"Ini macet, ada perbaikan," kata Wawan supir truk tujuan ke Surabaya

Dia menjelaskan, sudah lama terjebak macet, setidaknya 30 menit berlalu ia masih di lokasi yang sama. 

Baca juga: Ratusan Kilogram Sampah Masker Masuk ke TPA Segawe Tulungagung Selama Pandemi

Baca juga: Vaksinasi Covid-19, Termin Pertama Trenggalek Dapat Jatah 1.500-an Dosis

"Ini di jembatan kepet masih, dari tadi yang lain juga sama," bebernya. 

Pembantu pelaksana proyek, Edi mengatakan, perbaikan jalan berlubang baru dilaksanakan hari ini, jadi ini merupakan hari pertama. 

Targetnya yang diperbaiki pada poin-poin tertentu, yaitu jalan berlubang yang dianggap parah. 

"Hanya memperbaiki jalan yang rusak parah, tidak semua. Perbaikan di KM 90-92," pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved