Virus Corona di Malang
PPKM di Kota Malang Bakal Diperpanjang? Wali Kota Sutiaji: Tunggu Instruksi Resmi dari Gubernur
Wali Kota Malang Sutiaji masih menunggu instruksi resmi dari Provinsi Jawa Timur terkait perpanjangan PPKM.
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Hefty Suud
Reporter: Rifky Edgar | Editor: Heftys Suud
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Wali Kota Malang Sutiaji masih menunggu instruksi resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur perihal lanjutan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Pasalnya, pemerintah memutuskan melanjutkan PPKM di sejumlah daerah di Jawa-Bali, imbas dari belum adanya penurunan signifikan dari jumlah kasus virus Corona ( Covid-19 ).
"Untuk keberlanjutan PPKM ini kami baru mengetahuinya dari media. Sedangkan informasi resminya kami belum menerima dari Wakil Gubernur Jawa Timur," ucapnya, Kamis (21/1/2021).
Baca juga: Plt Wali Kota Whisnu Buka Suara Soal PPKM Jawa-Bali Diperpanjang: Pemkot Surabaya Tidak Ada Masalah
Baca juga: TEGA Dokter & Bidan Masukkan Bayi Prematur ke Freezer Hidup-hidup, Tuhan Ampuni Kami, Lihat Ending
Sutiaji pun mengatakan, bahwa dirinya juga belum mengetahui sejumlah indikator yang mengharuskan Kota Malang untuk melanjutkan PPKM.
Pasalnya, untuk di Malang Raya, hanya Kota Malang dan Kota Batu yang diharuskan melanjutkan PPKM.
Sementara Kabupaten Malang tidak termasuk salah satu daerah yang mengharuskan menjalani PPKM dari pusat.
Baca juga: Besok PMI Kota Malang Berangkatkan 5 Relawan Tenaga Medis ke Sulbar, Bantu Korban Gempa di Majene
Baca juga: BOCOR Rekaman Tenaga Medis Wuhan, Awal Petaka Dunia Dirahasiakan? Kami Diperintah Tidak Bicara
"Kami belum tahu indikator yang menyebabkan PPKM berlanjut ini apa. Pertimbangannya apa?, nanti akan kami tanyakan sembari menunggu instruksi resmi dari gubernur," ucapnya.
Disinggung mengenai efektifitas PPKM di Kota Malang, Sutiaji mengatakan, bahwa dirinya belum mengetahui PPKM ini berjalan efektif atau tidak.
Dikarenakan, dilihat dari penambahan jumlah kasus Covid-19 di Kota Malang, kata dia fluktuatif atau tidak menentu.
Sedangkan melihat kedisiplinan masyarakat maupun pelaku usaha, kata Sutiaji masyarakat sudah mulai disiplin untuk memakai masker.
Namun untuk pelaku usaha masih ada beberapa catatan agar mereka meningkat kedisiplinan dan mematuhi Surat Edaran yang diterapkan selama PPKM berlangsung.
"Pemahaman masyarakat sekarang ini tidak hanya 3M. Tapi juga 5M. Yang tambahannya ada menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas," tandasnya.