Breaking News:

Tingkat Kefatalan Covid-19 di Batu Mulai Menurun, Jumlah Pemulasaran Pasien Meninggal Berkurang

Tingkat kefatalan akibat Covid-19 di Kota Batu mulai menurun. Indikasinya, jumlah pemulasaran pasien yang meninggal yang turun.

SURYA/BENNI INDO
Proses pemakaman jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batu. 

Reporter: Benni Indo I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Tingkat kefatalan akibat Covid-19 di Kota Batu mulai menurun. Indikasinya, jumlah pemulasaran pasien yang meninggal yang turun.

Ketua Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batu, Abdul Mutolib mengatakan, pemulasaran jenazah Covid-19 di Kota Batu bisa dikatakan sedikit perharinya.

Tidak ada antrian panjang untuk penanganan pemulasaraan jenazah Covid-19 di Kota Batu. Ia mengatakan, rata-rata pemulasaran jenazah Covid-19 hanya berkisar satu hingga dua jenazah saja per hari.

"Terkadang juga tidak ada. Pernah sekali melakukan pemulasaraan hingga enam jenazah tetapi hanya sekali itu saja yang paling banyak," ungkap dia, Senin (25/1/2021).

Baca juga: Suami Kerja Demi Incess, Kelakuan Syahrini Nyeleneh, Lihat Posisi Kaki, Zoom Meeting Reino Disoroti

Baca juga: Sosok Suami Baru Yuni Shara, Akhiri Status Janda 12 Tahun? Mayangsari Kaget: Oh Ya Ampun Banyaknya

Kondisi seperti itu tak memicu antrian pemulasaran jenazah Covid-19. Ada dua tim yang melakukan pemulasaraan jenazah.

Setiap tim itu terdiri atas 8 orang. Dengan rincian anggota PMI sebanyak empat orang, kecamatan tiga orang, dan satu orang dari Kemenag Kota Batu yang bertindak sebagai modin atau pembaca doa. 

"Dari delapan orang tersebut merupakan tim utama, atau tim inti. Sedangkan untuk tim kedua terdiri dari unsur Tagana dan masyarakat. Anggotanya juga berjumlah sebanyak delapan orang," katanya. 

Kedua tim itu sama-sama turun ketika melakukan pemulasaraan jenazah Covid-19. Ini dikarenakan kondisi medan Kota Batu yang sangat berat berada di kawasan pegunungan. 

"Kalau turun hanya satu tim saja tidak mampu jika harus menghadapi medan berat. Maka perlu tambahan bantuan, kerjanya langsung dua tim. Total 16 orang setiap pemulasaran," kata dia.

Dirinya juga mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya telah melakukan pemulasaraan jenazah Covid-19 Kota Batu sebanyak 126 orang. Sementara itu, semenjak penerapan PPKM diberlakukan penambahan pasien meninggal akibat Covid-19 sebanyak empat orang.

Baca juga: Vaksin Sinovac Diperkirakan Tiba 29 Januari, Bupati Pamekasan Jadi Orang Pertama yang Akan Divaksin

Baca juga: Catherine Wilson Divonis 7 Bulan Penjara, Ini Kata Hakim, Kuasa Hukum Berharap Klien Direhabilitasi

Penulis: Benni Indo
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved