Breaking News:

Penanganan Covid

Progres Vaksinasi di Jawa Timur, Sudah 22.770 Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Covid-19

Gerakan vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur terus berprogres, kini sudah ada 22.770 tenaga kesehatan yang disuntik vaksin Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
Vaksinator menyiapkan dosis vaksin Covid-19 yang akan diberikan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (14/1/2021). 

Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gerakan vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur terus berprogres.

Sejak dilakukan vaksinasi pertama pada 14 Januari 2021 lalu, hingga Rabu (27/1/2021), sudah sebanyak 22.770 orang tenaga kesehatan (nakes) di Jawa Timur yang telah mendapatkan suntikan vaksin. 

Juru Bicara Satgas Covid-19 Jawa Timur, Makhyan Jibril Al Farabi mengatakan, vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur terus berjalan, bahkan setelah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, mulai diikuti dengan daerah-daerah lain di Jawa Timur. Terlebih distribusi vaksinnya juga sudah hampir merata. 

"Terakhir sampai siang ini yang masuk datanya sudah 22.770 nakes yang telah divaksin. Secara persentatif memang masih belum banyak, karena masih belum dua pekan, per hari ini baru 12,29 persen dari total sasaran vaksinasi untuk SDM kesehatan," kata Jibril, Rabu (27/1/2021). 

Total untuk SDM kesehatan Jawa Timur yang menjadi sasaran vaksinasi ada sebanyak 189.664 orang.

Dari keseluruhan jumlah tersebut, yang sudah mengkonfirmasi registrasi ulang ada sebanyak 187.082 orang. Dari jumlah itu yang menyatakan kesediaannya sudah 185.258 orang. Sedangkan 1.824 orang kondisinya berhalangan. 

Baca juga: Persiapan Vaksinasi Covid-19, Forkopimda Tulungagung Menjalani General Check-up

Baca juga: Tragedi Pilu Satu Keluarga di Lumajang Tewas Diduga Keracunan Gas, Isak Tangis Iringi Pemakaman

Dari total jumlah SDM kesehatan yang telah registrasi ulang, yang sudah divaksin 22.770 orang. Sebanyak 1.084 orang ditunda vaksinasinya karena kondisi saat penyuntikan tidak memungkinkan. Sedangkan 1.409 diputuskan dibatalkan karena ada penyakit berat. 

"Sisanya yang tidak bisa divaksin adalah yang ada komorbid atau tidak masuk syarat, sehingga belum bisa divaksin," terang Jibril. 

Lebih lanjut Jibril menegaskan, dalam pekan-pekan ke depan akan ada lonjakan vaksinasi karena dalam pekan ini ada distribuai dosis vaksin yang masif ke 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Terlebih Provinsi Jawa Timur juga baru saja mendapatkan 122.120 dosis vaksin Covid-19 merek Sinovac dari pemerintah pusat sebagai distribusi termin kedua tahap pertama.

Baca juga: Beri Bantuan untuk Korban Bencana di Jember, Golkar Jawa Timur Salurkan Uang Hingga Pakaian

Baca juga: Jatim Dapat 122.120 Dosis Vaksin Covid-19, Distribusi Termin Dua Sudah di Ruang Dingin Dinkes Jatim

Baca juga: Turunkan Angka Covid-19, PKS Jatim Ajak Masyarakat Ikuti Pekan Sehat Nasional

Dengan begitu, Jibril yakin, vaksinasi di lapangan juga akan masif ke depannya. 

"Untuk besok rencananya akan dilanjutkan dengan vaksinasi dosis kedua bagi orang-orang yang telah disuntik pertama kali di Jatim, seperti Bapak Wagub, Pangdam, dan lain-lain, rencananya penyuntikan dosis kedua akan dilakukan di Grahadi besok pagi," pungkas Jibril. 

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved