Virus Corona di Kediri
Nakes Puskesmas Baluwerti Pakai Kostum Virus Corona Saat Suntik Sinovac, 'Vaksin Tidak Mengerikan'
Tenaga kesehatan Puskesmas Baluwerti, Kota Kediri pakai kostum virus Corona saat vaksinasi. Edukasi vaksin Sinovac tidak mengerikan.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Hefty Suud
Reporter: Didik Mashudi | Editor: Heftys Suud
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Baluwerti, Kota Kediri mengenakan kostum tak biasa saat melakukan vaksinasi Covid-19 Sinovac , Kamis (28/1/2021).
Petugas yang melakukan vaksinasi dan tenaga kesehatan yang divaksin semuanya mengenakan kostum berbentuk menyerupai virus Corona ( Covid-19 ).
Dokter Henry Mulyono, Kepala Puskesmas Balowerti menjelaskan, dipakainya kostum unik sekaligus menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat, bahwa vaksin Covid-19 tidak mengerikan.
Baca juga: Bocah SD di Madiun Curi 3 Motor di Halaman Masjid, Modus Pura-pura Mau Salat, Ketahuan Saat Beraksi
Baca juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Tergeletak di Sawah Desa Sidomulyo, Tubuh Alami Luka Tusukan Benda Tajam
Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, sebab vaksin Covid-19 yang diperuntukkan masyarakat sudah dipastikan aman dan halal.
"Sudah dipastikan aman dan halal jadi tidak perlu khawatir,” jelasnya.
Disebutkan, bahwa penerapan protokol kesehatan yang meliputi mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, tetap harus dijalankan meski telah divaksin.
Data di Puskesmas Baluwerti sudah ada puluhan tenaga kesehatan dan penunjang kesehatan yang telah divaksin.
Baca juga: Modal Kamus Bahasa Korea, Pria 19 Tahun di Malang Sodomi Tetangganya yang Masih Umur 15
Baca juga: Pantas Kekayaan Listyo Sigit Capai Rp 8,3 M & Jadi Kapolri Termuda, Intip Cerita Masa Lalu Keluarga
“Sudah puluhan nakes yang telah divaksin," jelasnya.
Sejauh ini pelaksanaan vaksinasi untuk nakes dan penunjang nakes berjalan lancar.
“Tidak ada KIPI, semua berjalan dengan lancar dan semoga sampai nanti semua tahap terselesaikan," ungkapnya.
Program vaksinasi Covid-19 ini akan terus berlanjut sesuai data yang telah ditargetkan.
“Jika tidak selesai hari ini, maka akan dilanjutkan besuk," tandasnya.
Malahan Puskesmas Balowerti juga siap untuk melakukan vaksinasi di hari Sabtu.
“Target kami Senin minggu depan vaksinasi sudah selesai," ungkapnya.