Antisipasi Banjir di Surabaya Saat Puncak Musim Hujan, Pemkot Kerahkan Semua OPD
Untuk mengantisipasi terjadinya banjir di Surabaya saat puncak musim hujan, pemkot mengerahkan semua OPD.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
Reporter: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ancaman potensi banjir saat puncak musim hujan di Surabaya terus ditekan dan diantisipasi.
Pemkot mengambil sejumlah langkah, semua organisasi perangkat daerah (OPD) diminta terus melakukan berbagai upaya.
Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, antisipasi bencana memang bukan hanya tanggung jawab OPD tertentu. Banyak Dinas di pemkot yang memiliki peran.
"Pola kerja terkoordinasi itu selama ini memang diterapkan di pemkot," kata Febriadhitya Prajatara saat ditemui di kantornya, Sabtu (30/1/2021).
Menurut Febriadhitya Prajatara, seluruh dinas sudah terbiasa saling terkoneksi, termasuk untuk urusan antisipasi banjir.
Baca juga: Pemkot Targetkan Bedah 842 Rumah Tidak Layak Huni Warga Surabaya di Tahun 2021
Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Resto Mie Gacoan Sidoarjo Didenda Rp 10 Juta dan Ditutup Selama PPKM
Mereka bahu membahu agar Surabaya terbebas dari ancaman genangan di musim hujan.
Saat hujan deras turun, seluruh OPD sudah stand by. Dinas PU Bina Marga dan Pematusan konsentrasi di saluran dan rumah pompa.
Sementara Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) memastikan tak ada sampah yang menghambat. Termasuk BPB Linmas, Satpol PP, Dishub, PMK hingga Diskominfo memiliki peran.
Peran Diskominfo di antaranya memastikan CCTV yang terpasang di sejumlah titik, termasuk rumah pompa berjalan optimal.
Baca juga: Dalam Momen Topping Off The Grand Stand Apartment Surabaya, Developer Beri Promo Besar-besaran
Baca juga: Cara Tak Terduga Komplotan Maling Curi Bus Rp 1,7 M di Sidoarjo, Polisi Kuak 1 Kesalahan: Kabur
Kepala Diskominfo Surabaya, M Fikser mengatakan, CCTV yang dipasang itu langsung terkoneksi dengan Command Center 112 dan juga termonitor di ruang kerja wali Kota Surabaya.
Fungsinya, untuk terus melakukan pemantauan terkait debit air dan semacamnya. Sebab, hal itu dibutuhkan agar memudahkan petugas melakukan manajemen pengaturan.
"CCTV itu dipasang untuk pengawasan. Kan rumah pompa banyak, biar gampang dipantau," ucap Fikser.