Banjir Jebol Pintu Gedung Teater IAIN Jember
Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember termasuk salah satu tempat yang terkena banjir Sungai Bedadung, Jumat (29/1/2021) malam.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni Iskandar
Reporter : Sri Wahyunik | Editor : Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember termasuk salah satu tempat yang terkena banjir Sungai Bedadung, Jumat (29/1/2021) malam.
Gedung Teater IAIN Jember menjadi lokasi terparah terdampak banjir. Sebab, air menjebol pintu dan kaca pintu ruangan tersebut.
Masjid yang sedang dibangun juga terdampak banjir, begitu juga replika Ka'bah yang dipakai kegiatan manasik haji.
"Yang paling parah sejauh ini Gedung Teater itu. Masjid yang sedang dibangun dan replika Ka'bah juga terkena banjir," ujar Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto kepada TribunJatim.com, Sabtu (30/1/2021).
Gedung Teater kemasukan air sekitar pukul 21.00 Wib. Ketika itu, sedang ada kegiatan kepramukaan di tempat tersebut. Dari beberapa video yang beredar, air terlihat menjebol pintu ruangan tersebut. Sementara, beberapa orang berada di dalam ruangan itu dan menyelamatkan diri di deretan kursi yang berada di sisi lebih tinggi.
Baca juga: Ketika Gus Baha Ditemui Habib Sholeh Tanggul Jember, Rombongan Hanya Bisa Berdiam
Baca juga: Kunjungi Rumah Duka, Bu Min Wakil Bupati Gresik Terpilih, Janjikan Perbaikan Rumah
Baca juga: Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga Berikan Trauma Healing dan Lakukan Operasi di Majene
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Banjir di dalam kawasan IAIN Jember, juga dampak meluapnya Sungai Bedadung. Karena kampus itu memang berada di dekat sungai yang membelah Kota Jember itu.
"Paska banjir ini, kami akan lakukan langkah-langkah dan komunikasi dengan sejumlah pihak. Minimal ada pemasangan bronjong nanti," imbuh Babun.
Dia berharap, tidak ada lagi luapan ke titik yang menjadi perluasan kampus IAIN tersebut. Karena, di tempat itu berdiri sejumlah bangunan seperti Gedung Teater itu, masjid, miniatur Ka'bah, juga asrama mahasiswa.